Berita

TP-PKK Papua Tengah Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Konflik Intan Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa, menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak konflik di Kabupaten Intan Jaya.

Penyerahan bantuan dilakukan di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah (Bandara Lama), Kamis (22/5).

Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemprov Papua Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Papua Tengah sebagai bagian dari upaya penanganan konflik sosial.

“Kami memberikan bantuan berupa selimut dan pakaian kepada masyarakat terdampak. Saya berharap situasi konflik dapat segera berakhir dan masyarakat bisa hidup kembali dengan aman,” ujar Nurhaidah dalam sambutannya.

baca juga : Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Sorotan di HUT ke-75 IGTKI-PGRI Nabire

Senada dengan Ketua TP-PKK, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, menyampaikan bahwa pemerintah terus menyalurkan berbagai bentuk bantuan, baik untuk korban konflik maupun bencana alam di wilayah tersebut.

“Saya mewakili Bapak Gubernur menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ibu Ketua PKK. Ke depan, kami juga berharap adanya program trauma healing yang terintegrasi untuk membantu pemulihan psikologis warga, terutama anak-anak,” jelas Sumule.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satpol PP Papua Tengah, Viktor Fun, menambahkan bahwa distribusi bantuan masih berjalan secara berkala ke beberapa wilayah terdampak konflik.

“Kehadiran tim trauma healing sangat dibutuhkan, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Kami berharap semua pihak ikut berpartisipasi membantu pemulihan masyarakat,” ungkap Viktor.

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemprov Papua Tengah dalam merespons kondisi kemanusiaan akibat konflik sosial, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pemulihan kehidupan warga terdampak. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Diadang Polisi! Kepala Distrik Kamuu Gagal Akses TKP, Ada Apa di Balik Kematian JE?

DOGIYAI, TOMEI.ID | Upaya Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, untuk mendatangi lokasi ditemukannya jenazah mendiang…

7 jam ago

Dogiyai Berdarah Terkuak: Kronologi Lengkap, Nama Korban, dan Dugaan Pelanggaran HAM Menguat

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di pusat Kota Dogiyai hingga Rabu (2/4/2026) masih berada dalam kondisi…

11 jam ago

Darah Sipil Tumpah di Dogiyai, IPMDO Nabire Desak Copot Kapolres dan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMDO) Kota Studi Nabire melontarkan kecaman keras…

11 jam ago

IPMADO Jayapura Kecam Aparat, Desak Copot Kapolres dan Investigasi Independen Tragedi Dogiyai

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Jayapura menyampaikan duka mendalam sekaligus mengecam…

14 jam ago

Mahasiswa IPMANAPANDODE JOGLO Desak Investigasi Independen dan Pencopotan Kapolres Dogiyai

YOGYAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa asal Nabire, Paniai, Dogiyai, dan Deiyai di wilayah…

14 jam ago

Desakan Copot Kapolres Menguat, Kapolda Papua Tengah Janji Evaluasi Total dan Ungkap Tragedi Berdarah Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Tekanan publik terhadap institusi kepolisian di Papua Tengah kian menguat. Koalisi Masyarakat…

15 jam ago