Berita

TPHKP Papua Tengah Perkuat Penyuluh Pertanian, Dorong Kemandirian Petani

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah memperkuat kapasitas penyuluh pertanian melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Penerapan Penyuluhan Pertanian. Program ini diarahkan untuk memperkuat kelembagaan kelompok tani, meningkatkan kompetensi petani, dan mendorong produktivitas pertanian lokal yang berkelanjutan di delapan kabupaten.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula RRI Nabire, 14-16 Oktober 2026. Penguatan penyuluh menjadi bagian krusial dalam mendorong petani mengembangkan usaha tani secara mandiri dan mendukung kemandirian pangan di Papua Tengah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah, Karlos Murib, menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian lokal.

“Peningkatan produktivitas hasil pertanian lokal di Papua Tengah diperlukan fondasi, kelembagaan, serta petani yang mandiri. Di mana peran serta penyuluh pertanian merupakan salah satu bagian yang sangat penting untuk terwujudnya Papua Emas yang adil, berdaya saing, maju, dan berkelanjutan,” ujar Karlos.

Menurutnya, pembangunan sektor pertanian membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, terutama petani di delapan kabupaten. Karena itu, penguatan kapasitas dan pendampingan menjadi bagian penting untuk mendukung pengembangan pertanian lokal yang berkelanjutan.

Bimtek tersebut berfokus pada dua agenda utama, yakni penguatan kelembagaan petani dan peningkatan kompetensi teknis. Kedua aspek ini diharapkan memperkuat kemampuan kelompok tani dalam mengelola usaha pertanian, baik dari sisi teknis maupun manajerial.

“Diharapkan melalui penyuluhan dan pembinaan ini kita mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kemampuan teknis maupun manajerial kelompok tani di wilayah Papua Tengah, sehingga mampu mengelola usaha taninya secara mandiri dan berdaya saing,” jelasnya.

Karlos juga mengimbau peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan untuk bertukar pikiran, membangun sinergi antarkelompok tani, serta menambah pengetahuan dari para narasumber dan penyuluh lapangan.

Penguatan penyuluh dan kelembagaan petani diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan bimtek, tetapi berlanjut melalui pendampingan di lapangan. Penerapan hasil kegiatan menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong kemandirian petani, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan pangan di Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bapperida Papua Tengah Kaji Kondisi Riil Daerah, Program Pembangunan Tak Boleh Salah Sasaran

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi…

4 jam ago

Bukan Sekadar Predikat, Zona Integritas Papua Tengah Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan Publik

NABIRE, TOMEI.ID | Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah menghadapi tantangan penting,…

4 jam ago

Antonius Wetipo Buka Pintu Golkar Jayawijaya bagi Masyarakat, Konsolidasi Diperkuat hingga Kampung

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Jayawijaya,…

1 hari ago

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Pengelolaan Taman Nasional Mamberamo Foja Harus Hormati Hak Masyarakat Adat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa pengelolaan Taman Nasional Mamberamo Foja…

1 hari ago

Kecelakaan Mobil Satgas TNI di Yalimo, Empat Prajurit Meninggal

YALIMO, TOMEI.ID | Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Satgas Yonif 645 terjadi di Jalan Trans Jayapura–Wamena,…

2 hari ago

Yampit Nawipa Ingatkan ASN Jangan Ejek Kesalahan Rekan, Disiplin Harus Ditegakkan

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak menjadikan kesalahan…

2 hari ago