Berita

TPNPB Klaim Rampas Senjata SS1 Milik TNI di Tolikara

TOLIKARA, TOMEI.ID | Kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau (TPNPB) mengklaim telah merampas satu pucuk senjata api jenis SS1 milik aparat militer Indonesia dalam insiden di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIT.

Klaim tersebut disampaikan melalui siaran pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB yang diterima media pada Rabu (4/3) malam.

Dalam keterangan tertulis itu disebutkan, aksi perampasan dilakukan atas perintah Panglima Tertinggi TPNPB-OPM, Goliat Tabuni. Senjata yang diklaim dirampas disebut telah diamankan dan berada di markas TPNPB.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam pernyataan tersebut menyatakan pihaknya siap bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan anggotanya.

Selain menyampaikan klaim perampasan, TPNPB juga mengimbau aparat militer Indonesia agar tidak melakukan operasi maupun penindakan di wilayah permukiman sipil dalam upaya pengejaran.

“TPNPB meminta agar tidak ada penangkapan atau operasi militer di kawasan sipil yang berpotensi menimbulkan korban masyarakat,” demikian isi pernyataan tersebut.

Dalam siaran pers yang sama, kelompok itu juga menyatakan bahwa seluruh senjata yang dirampas dalam berbagai aksi di sejumlah wilayah Papua telah menjadi bagian dari aset persenjataan mereka.

Pernyataan tersebut turut ditandatangani sejumlah petinggi TPNPB-OPM, di antaranya Wakil Panglima Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Lekagak Telenggen, serta Komandan Operasi Umum Terianus Satto.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait klaim perampasan senjata tersebut maupun kondisi keamanan terkini di Tolikara pascakejadian.

Situasi keamanan di wilayah Pegunungan Tengah Papua dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan masih fluktuatif menyusul aktivitas kelompok bersenjata dan operasi aparat keamanan. Perkembangan lebih lanjut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

HUT Ke-4 Papua Tengah akan  Digelar Tiga Hari, Pemprov Siapkan Nobar, Yospan, dan Konser Rohani

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan menggelar rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun…

2 jam ago

Cegah Dugaan Penyebaran Campak, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim Investigasi ke Kampung Modio Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah menurunkan tim investigasi ke Kampung Modio,…

22 jam ago

Nobar Final Bola Gembira Meriahkan HUT Ke-4 Papua Tengah, Pemprov Genjot Perputaran Ekonomi UMKM

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Final Bola…

23 jam ago

Solidaritas Merauke Desak Pemerintah Hentikan Proyek PSN Industri Pertahanan di Wanam, Nilai Langgar Hak Masyarakat Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Koalisi organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas Merauke mendesak pemerintah meninjau…

1 hari ago

Gembala Yonas Nambagani dan Tiga Warga Sipil Diklaim Ditangkap Aparat di Intan Jaya, Keberadaan Belum Diketahui

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komite Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS…

1 hari ago

BREAKING NEWS: Warga Sipil dan Kepala Kampung di Sugapa Dilaporkan Ditangkap Aparat

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Sejumlah warga sipil, termasuk seorang kepala kampung di Kampung Jalai, Distrik…

1 hari ago