Berita

TPNPB Klaim Serangan Beruntun di Dekai, Sebut Satu Aparat Tewas di Koramil

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim melakukan serangkaian kontak tembak dengan aparat militer Indonesia di wilayah Kali Wo hingga Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Klaim tersebut disampaikan juru bicara TPNPB, Sebby Sambom, dalam siaran pers Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB yang diterima Rabu (29/4/2026).

Menurut Sebby Sambom, kontak tembak dahsyat pertama terjadi pada 18 April 2026 pagi di Kali Wo, dan berlanjut dalam sejumlah rangkaian serangan mematikan yang mencekam hingga Selasa malam, 28 April 2026, tanpa henti sedikit pun.

Ia menyebut, dalam salah satu operasi nekad, pasukan Batalyon HSSBI diklaim berhasil menyusup tajam ke area Koramil Dekai dan menghabisi satu anggota militer Indonesia di dalam kompleks tersebut dengan serangan kilat yang fatal.

“Operasi ini dilakukan oleh pasukan Batalyon HSSBI di bawah komando pimpinan Kodap XVI Yahukimo,” ujar Sebby Sambom dalam keterangan yang diterima tomei.id pada hari yang sama.

Ia menjelaskan, serangkaian serangan brutal tersebut disebut sebagai aksi balasan dendam kesumat atas terbantainya sejumlah anggota TPNPB dalam konflik berdarah sebelumnya yang menyisakan luka mendalam.

Selain itu, Sebby Sambom menyatakan bahwa operasi di wilayah Dekai masih terus berlangsung dan pasukan mereka disebut tetap aktif di sejumlah titik.

Dalam pernyataannya, TPNPB juga menyampaikan imbauan kepada warga sipil, khususnya pendatang, untuk menghindari wilayah konflik dengan alasan keamanan, serta memberikan peringatan terkait aktivitas masyarakat di lapangan.

TPNPB, lanjut dia, turut menyampaikan kritik pedas nan menyengat terhadap pemerintah terkait bobroknya penanganan konflik di Papua, serta meminta dengan tegas agar masyarakat sipil tidak menjadi sasaran empuk dalam operasi keamanan berdarah.

Kelompok tersebut juga mengeluarkan ultimatum keras yang mengancam terkait aktivitas pembangunan dan eksploitasi rakus sumber daya alam di wilayah Yahukimo, yang menurut mereka harus dihentikan secara paksa tanpa kompromi.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Hingga berita ini diturunkan, seluruh informasi yang disajikan masih mengacu pada keterangan resmi Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Redaksi tomei.id menegaskan komitmennya untuk terus melakukan verifikasi dan pembaruan informasi secara independen, akurat, dan berimbang, demi menjaga kredibilitas, transparansi, dan kepercayaan publik luas. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bapperida Papua Tengah Kaji Kondisi Riil Daerah, Program Pembangunan Tak Boleh Salah Sasaran

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi…

1 jam ago

Bukan Sekadar Predikat, Zona Integritas Papua Tengah Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan Publik

NABIRE, TOMEI.ID | Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah menghadapi tantangan penting,…

1 jam ago

Antonius Wetipo Buka Pintu Golkar Jayawijaya bagi Masyarakat, Konsolidasi Diperkuat hingga Kampung

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Jayawijaya,…

1 hari ago

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Pengelolaan Taman Nasional Mamberamo Foja Harus Hormati Hak Masyarakat Adat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa pengelolaan Taman Nasional Mamberamo Foja…

1 hari ago

Kecelakaan Mobil Satgas TNI di Yalimo, Empat Prajurit Meninggal

YALIMO, TOMEI.ID | Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Satgas Yonif 645 terjadi di Jalan Trans Jayapura–Wamena,…

2 hari ago

Yampit Nawipa Ingatkan ASN Jangan Ejek Kesalahan Rekan, Disiplin Harus Ditegakkan

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak menjadikan kesalahan…

2 hari ago