Berita

TPNPB Kodap IV Sorong Raya Tetapkan Duka Nasional atas Wafatnya Mayor Yohanes Mate

SORONG, TOMEI.ID | TPNPB Kodap IV Sorong Raya menetapkan masa duka nasional menyusul wafatnya Mayor Yohanes Mate, Kepala Staf Logistik, yang menghembuskan nafas terakhir pada Rabu, 14 Januari 2026, pukul 08.00 WP di Markas Seam Batalyon Karef Hamit, Kodap IV Sorong Raya.

“Kami menerima laporan resmi dari Komandan Batalyon Karef Hamit, Letnan Kolonel Yohanes Ky. Almarhum Mayor Yohanes Mate meninggal dunia karena sakit setelah berjuang melawan penyakit sejak November 2025,” ujar manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, kepada Tomei, Jumat (16/11/2026).

Almarhum Mayor Yohanes Mate lahir di Ayata, Aifat Timur Tengah, Maybrat – Papua, pada 3 Mei 2004. Ia berjenis kelamin laki-laki dan meninggal pada usia 22 tahun. Selama pengabdiannya di TPNPB Kodap IV Sorong Raya, Yohanes Mate menjabat sebagai Kepala Staf Logistik dengan pangkat Mayor, dan memiliki masa bakti selama sembilan tahun sejak bergabung pada 2017.

Selama bertugas, ia dikenal sebagai pasukan aktif yang konsisten terlibat dalam operasi perlawanan di medan konflik serta bekerja sama erat dengan seluruh pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya.

Mayor Yohanes Mate mulai jatuh sakit pada 16 November 2025. Selama sakit, pihak komando berupaya maksimal dengan berbagai obat dan ramuan tradisional, namun kondisi almarhum tidak membaik hingga meninggal dunia pada 14 Januari 2026.

Manajemen TPNPB Kodap IV menyatakan bahwa meninggalnya Mayor Yohanes Mate merupakan kehilangan besar bagi organisasi dan menetapkan duka nasional sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian serta jasa-jasanya.

“Kami menghormati dedikasi almarhum dan memastikan jasa serta perjuangannya selalu dikenang oleh seluruh pasukan,” tambah manajemen, kepada Tomei, Jumat (16/11/2026).

Rilis tersebut ditandatangani oleh jajaran pimpinan Komando Nasional TPNPB-OPM, yakni Panglima Tinggi Jenderal Goliath Tabuni, Wakil Panglima Letjen Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Mayjen Terianus Satto, dan Komandan Operasi Umum Mayjen Lekagak Telenggen. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Eka Kristina Dogomo Perempuan Mee Pertama Jabat Kasi Pidsus Kajari Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Kejaksaan Negeri Nabire mencatat sejarah baru dengan dilantiknya Eka Kristina Dogomo, S.H.,…

17 menit ago

DPRK Dogiyai: Buku “Tragedi Dogiyai Berdarah” Jadi Suara Hati Rakyat, Desak Penegakan Keadilan

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota DPRK Dogiyai, Yohanes Degei, menegaskan peluncuran buku “Tragedi Dogiyai Berdarah 31 Maret…

3 jam ago

TPNPB Klaim Penembakan Dua Kapal di Perbatasan Yahukimo–Asmat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan bertanggung jawab atas penembakan…

7 jam ago

KNPI Desak Lima Kabupaten Segera Lantik DPRK, Soroti Keterlambatan dan Kepastian Hukum

WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Pegunungan mendesak…

7 jam ago

PMKRI Manokwari Perkuat Kaderisasi Lewat POF dan Raker, Tegaskan Arah Gerak Progresif dan Berintegritas

MANOKWARI, TOMEI.ID | PerhimpunMahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Manokwari Sanctus Thomas Villanova menggelar Pekan…

7 jam ago

Buku “Tragedi Dogiyai Berdarah” akan Diluncurkan di Nabire, Dorong Pengungkapan Kasus 9 Korban Jiwa

NABIRE, TOMEI.ID | Solidaritas Rakyat Pap(SRP) Dogiyai akan meluncurkan buku berjudul “Tragedi Dogiyai Berdarah 31…

8 jam ago