Berita

TPNPB Kodap XVI Yahukimo Akui Serangan dan Penembakan Rantis di Dekai

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan terhadap aparat keamanan Indonesia dan penembakan mobil taktis (rantis) di kawasan Kali Noya, Jalan Gunung, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu (3/12/2025).

Klaim tersebut disampaikan melalui siaran pers Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB pada Kamis (4/12/2025).

Dalam pernyataan itu, pihak TPNPB menyebut laporan berasal dari Komandan Batalion HSSBI, Mayor Enos M. Kobak. Ia menyatakan operasi dilakukan oleh pasukan Batalion HSSBI dan Yali Nang, melibatkan beberapa kompi: Kompi H2 Yes, Kompi Nanggenang, Kompi Sio Mulip, dan Kompi Hesali.

Mayor Enos M. Kobak bersama wakilnya, Sinak Sobolim dan Wene Kobak, serta Komandan Operasi Batalion Yali Nang, Koray Sonyap, menyatakan siap bertanggung jawab atas aksi yang mereka klaim tersebut. Mereka juga meminta aparat keamanan tidak menyasar warga sipil dalam langkah penegakan hukum pascaserangan.

“Kami yang bertanggung jawab. Jika aparat hendak mengejar, silakan datang ke markas kami di Jalan Gunung. Jangan menangkap warga yang tidak terlibat,” tulis mereka dalam siaran pers.

Komandan lapangan Kompi Nanggenang, Maleoh Bahapol, turut menyampaikan bahwa penyerangan di Kali Noya merupakan perintah langsung Komandan Batalion HSSBI. Ia menyebut operasi dilakukan di bawah struktur yang mereka klaim dipimpin Brigjen Elkius Kobak dan Mayor Kopitua Heluka. Bahapol juga mengimbau aparat agar tidak melakukan tindakan balasan terhadap masyarakat sipil.

Siaran pers itu ditandatangani juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, serta mencantumkan pimpinan organisasi: Panglima Tinggi Jenderal Goliat Tabuni, Wakil Panglima Letjen Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Mayjen Terianus Satto, dan Komandan Operasi Umum Mayjen Lekagak Telenggen.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat keamanan Indonesia belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai klaim TPNPB, termasuk data korban maupun dampak kerusakan akibat penyerangan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Selpius Bobii Sampaikan Surat Terbuka kepada Presiden, Desak Pengakuan Kemerdekaan Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketua Umum Front PEPERA Papua Barat, Selpius Bobii, menyampaikan surat terbuka kepada…

1 jam ago

Panglima WPA Serukan Persatuan dalam Amanat Peringatan 55 Tahun Proklamasi Papua Barat

PANIAI, TOMEI.ID | Panglima Tertinggi West Papua Army (WPA), Damianus Magai Yogi, menyerukan persatuan dan…

2 jam ago

Aliansi Mahasiswa Papua Peringati 55 Tahun Proklamasi West Papua, Tolak PSN dan Militerisme

NABIRE, TOMEI.ID | Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) bersama Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP)…

3 jam ago

Bupati Intan Jaya Tinjau Lokasi Penemuan Jenazah Okto Tigau, Minta Kasus Diusut Secara Transparan

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, turun langsung ke lokasi penemuan jenazah…

4 jam ago

919 Aparatur Resmi Menjadi PNS, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 919 aparatur resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan…

18 jam ago

Lameck Dowansiba: Noken Bukan Sekadar Tas, tetapi Simbol Harga Diri Orang Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lameck Dowansiba, menegaskan noken bukan sekadar…

18 jam ago