Berita

TPNPB Umumkan Duka Nasional atas Wafatnya Anggota Yomison Murib

JAYAPURA, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM), melalui Manajemen Markas Pusat menetapkan duka nasional setelah menerima laporan wafatnya Yomison Murib (27), anggota Kodap XXVI Kwiyawagi.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui Siaran Pers II Kodap XXVI Kwiyawagi yang diterima tomei.id pada Kamis (4/12/2025).

Menurut laporan internal yang diterima markas pusat, Yomison, yang juga dikenal sebagai Biasa Murib, meninggal dunia di Ndeotadi 99, Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, setelah mengalami sakit selama dua bulan. Sosok ini disebut merupakan anggota aktif Batalion Kwiyawagi dan putra dari Panglima Kodap Sinak, Brigjen Militer Murib.

baca juga: TPNPB Kodap XVI Yahukimo Akui Serangan dan Penembakan Rantis di Dekai

Dalam rilis tersebut, TPNPB mengklaim Yomison pernah ditangkap aparat keamanan Indonesia pada 2023 di Puncak Ilaga. Aparat penegak hukum kemudian memproses kasusnya di Nabire dengan ancaman hukuman berat, sebelum yang bersangkutan dilaporkan melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Nabire pada 8 Mei 2025 dan kembali bergabung dengan kelompok tersebut.

Panglima Kodap XXVI Kwiyawagi, Brigjen Lais Murib, menetapkan duka nasional bagi seluruh struktur TPNPB di 36 Kodap. Pimpinan wilayah ini menyerukan agar setiap anggota menjaga solidaritas, kedisiplinan, dan komitmen organisasi. Instruksi tersebut bersifat internal dan tidak mewakili sikap pemerintah Indonesia.

Siaran pers ditandatangani oleh Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom, bersama jajaran pimpinan markas pusat: Panglima Tinggi TPNPB-OPM Jenderal Goliat Tabuni, Wakil Panglima Letnan Jenderal Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Mayor Jenderal Terianus Satto, dan Komandan Operasi Umum Mayor Jenderal Lekagak Telenggen. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

1 jam ago

Di Balik Kata dan Seruan ‘Jangan Korbankan Warga Sipil’

Oleh: Sebedeus G Mote Epilog Jangan korbankan warga sipil’ kalimat ini sering diungkapkan secara spontan…

2 jam ago

KLB Campak di Manokwari, Dinkes Kejar Target Imunisasi 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk…

5 jam ago

Buka Baptis Cup 2026, Yanius Telenggen Tekankan Persatuan Pemuda Gereja

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menekankan pentingnya persatuan dan…

6 jam ago

Luka Fisik Bisa Sembuh, Bagaimana dengan Psikis?

Penulis: Yohanes Gobai Abang, sa tadi itu kepala sakit sekali.” “Maksudnya bagaimana?” “Tadi saat memberikan…

7 jam ago

Intelektual Dogiyai Minta Polres Kedepankan Prosedur dan Pendekatan Humanis dalam Sweeping di Mauwa

DOGIYAI, TOMEI.ID | Intelektual Dogiyai, Fransiskus Yobee, meminta Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai mengedepankan prosedur hukum,…

20 jam ago