Triwulan II Jadi Ujian Kinerja Pemprov Papua Tengah: Akselerasi Program dan Disiplin ASN Jadi Sorotan Utama

oleh -1128 Dilihat

NABIRE, TOMEI.ID | Memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berada pada fase krusial yang akan menentukan arah capaian kinerja dan realisasi program pembangunan daerah secara keseluruhan.

Penegasan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Marten Ukago, saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Gubernur, Rabu (1/4/2026).

banner 728x90

Dalam arahannya, Marten Ukago menekankan bahwa triwulan kedua harus menjadi titik akselerasi nyata, terutama jika pada triwulan pertama masih diwarnai proses penyesuaian perencanaan.

“Jika pada triwulan pertama belum berjalan optimal, maka triwulan kedua harus menjadi fase percepatan dengan capaian yang terukur dan nyata,” tegas Marten Ukago.

Marten Ukago juga mengingatkan bahwa tidak boleh lagi terdapat pola kerja yang lambat, tidak terarah, atau sekadar rutinitas administratif tanpa hasil yang berdampak langsung bagi masyarakat. Seluruh perangkat daerah diminta memastikan setiap program berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memiliki output yang jelas.

Dalam penegasan kebijakan tersebut, Marten Ukago menggarisbawahi empat aspek strategis yang harus menjadi perhatian serius seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua Tengah.

Pertama, penguatan disiplin dan tanggung jawab kerja sebagai fondasi utama pelayanan publik. Kehadiran, ketepatan waktu, serta penyelesaian tugas dinilai sebagai indikator dasar yang tidak dapat ditawar.

Kedua, percepatan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran. Marten Ukago menekankan agar tidak terjadi pola lama di mana realisasi anggaran menumpuk pada akhir tahun anggaran.

“Realisasi program harus dimulai sekarang, bukan menunggu akhir tahun. Setiap perangkat daerah harus bergerak cepat dan terukur,” ujar Marten Ukago.

Ketiga, peningkatan kualitas pelayanan publik yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan profesionalitas dalam melayani masyarakat sebagai penerima manfaat utama pembangunan.

Keempat, penguatan sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah. Marten Ukago menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan efektivitas dan keberlanjutan program pembangunan.

Lebih lanjut, Marten Ukago menegaskan bahwa kinerja aparatur pemerintah memiliki dampak langsung terhadap tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Kinerja aparatur hari ini akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” tegasnya.

Selain itu, Marten Ukago mengingatkan seluruh ASN dan tenaga honorer untuk menjaga integritas serta menghindari segala bentuk penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.

“Integritas dan tanggung jawab adalah kunci dalam menjalankan setiap amanah pelayanan publik,” tambah Marten Ukago.

Di akhir arahannya, Marten Ukago menyerukan peningkatan dedikasi dan loyalitas seluruh aparatur sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Papua Tengah.

“Setiap kerja adalah bentuk pengabdian. Berikan yang terbaik untuk masyarakat dan tanah Papua Tengah,” pungkasnya.

Dengan memasuki triwulan kedua ini, tekanan terhadap kinerja pemerintah daerah semakin menguat. Keberhasilan atau kegagalan dalam fase ini akan menjadi indikator utama dalam menilai efektivitas tata kelola pemerintahan sepanjang tahun 2026. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.