Berita

UNIPA Buka PMB Jalur Seleksi Lokal 2026/2027, Perluas Akses Pendidikan Tinggi Bagi Putra-putri Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) kembali membuka peluang besar bagi putra-putri Papua untuk menempuh pendidikan tinggi melalui Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Ujian Tertulis Seleksi Lokal Tahun Akademik 2026/2027.

Pembukaan jalur seleksi lokal ini menjadi bagian dari komitmen UNIPA dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjawab tantangan pembangunan di Tanah Papua. Sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di wilayah Papua Barat, UNIPA terus berupaya menjangkau calon mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

Pendaftaran dibuka mulai 3 hingga 30 Juni 2026, sedangkan ujian seleksi dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2026. Untuk memudahkan peserta, lokasi ujian disiapkan di sejumlah daerah, yakni Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Sorong, Raja Ampat, Jayapura, Serui, dan Biak.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan putra-putri Papua dari berbagai wilayah memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan tinggi tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang besar ke ibu kota provinsi.

Selain membuka akses pendidikan, UNIPA juga menyediakan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan. Melalui program ini, mahasiswa berkesempatan memperoleh bantuan biaya pendidikan sekaligus dukungan biaya hidup selama menempuh perkuliahan.

Panitia PMB UNIPA berharap penerimaan mahasiswa baru tahun ini mampu menjaring lebih banyak generasi muda Papua yang memiliki potensi akademik, daya saing, dan komitmen untuk membangun daerahnya.

“Melalui jalur seleksi lokal ini, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda Papua untuk meraih pendidikan tinggi dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang berkualitas,” ujar salah satu perwakilan Panitia PMB UNIPA.

Pendidikan tinggi dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat pembangunan Papua. Karena itu, kehadiran UNIPA tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pencetak calon pemimpin masa depan di Tanah Papua.

Dengan dibukanya PMB Jalur Seleksi Lokal Tahun Akademik 2026/2027, putra-putri Papua yang tamat SMA/SMK sederajat untuk diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.

Informasi mengenai persyaratan, tata cara pendaftaran, pilihan program studi, serta jadwal seleksi dapat diakses melalui kanal resmi Universitas Papua (PPID UNIPA).

Redaksi Tomei

Recent Posts

61 ASN Papua Tengah Ikuti Uji Kompetensi PBJ dan PPK, Perkuat Tata Kelola Pengadaan yang Profesional dan Berintegritas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa…

10 jam ago

Gubernur Papua Tengah Buka Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Aparatur

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda…

11 jam ago

Retreat Level Up Resmi Dibuka, Pemprov Papua Tengah Dorong Lahirnya Pemimpin Kristen Berkarakter dan Bersatu

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi membuka kegiatan Retreat Level Up bertajuk…

12 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin dan Kelompok Rentan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat komitmen memperluas akses bantuan hukum bagi…

15 jam ago

Gubernur Meki Nawipa: Hari Anak Nasional Harus Jadi Titik Balik Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42…

17 jam ago

Melian Obaipa: Dari Pelosok Siriwo Menembus Mimpi, Tukang Ojek yang Menjadi Juara Bahasa Inggris

Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa liburan, Melian Obaipa justru menghabiskan waktunya di atas…

19 jam ago