Berita

Wabub Dogiyai Tekankan Pentinnya Kedisiplinan ASN

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai, Yuliten Anou menekankan pentinnya kedisiplinan bagi aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah.

Hal ini ditegaskan Wabub Dogiyai, Yuliten Anou saat memimpin apel pagi gabungan di halaman kantor bupati, Kimipugi,  Senin, (16/3/2025).

Menurutnya, disiplin bagi ASN sangat diperlukan untuk mendukung lancarnya pelaksanaan program pemerintah kabupaten (Pemkab).

“Disiplin ASN merupakan bentuk pertanggungjawab kepada bangsa dan lebih khususnya kepada masyarakat Dogiyai,”ujarnya.

Wakil Bupati juga menyoroti soal mengenakan pakaian Korpri saat apel pagi oleh ASN setempat. Ia menilai banyak ASN yang belum memakai pakaian Korpri, padahal dijadwalkan secara nasional harus dipakai. 

“Terkait keseragaman pakaian kantor dan atribut harus diseragamkan. Karena hari ini ini, harusnya pakaian Korpri, karena dijadwalkan secara nasionsl. Dan ini menjadi salah satu tolak ukur pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,“tegasnya.

Untuk meneruskan kepercayaan dari masyarakat Dogiyai, Bupati dan Wabub berjanji siap memberikan pelayanan prima dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dibeberapa instansi pemerintah setempat untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.

“Untuk menggenapi 100 hari kerja, sidak dan kunjungan kami tetap akan lakukan, sehingga semua harus kerja sesuai tufoksi yang ada. Dan, kami akan sidak setiap kantor, dinas, sekolah dan puskesmas,”tegasnya.

Wakil Bupati menambahkan bahwa pada tanggal 20 Maret 2026, akan mengadakan acara syukuran atas pelantikan Yudas Tebai-Yuliten Anou sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai.

“Salah satu dari program 100 hari kerja kami, yakni Syukuran atas dilantiknya kami sebagai bupati dan wakil bupati. Kami sedang dalam proses persiapan, sehingga harus ada dukungan dari setiap pimpinan dan staf serta karyawan honorer serta seluruh stakeholder yang ada untuk menyukseskan acara syukuran ini,”pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

447 Nakes dan 27 Dokter Spesialis Masih Kurang, Papua Tengah Genjot Perang Besar Sektor Kesehatan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengungkap krisis serius sektor kesehatan setelah ditemukan…

2 jam ago

Gubernur Papua Tengah Bongkar Krisis Tenaga Kesehatan: Pelayanan Tidak Bisa Dibangun dengan Cara Biasa

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa krisis tenaga kesehatan dan ketimpangan…

3 jam ago

Gubernur Papua Dorong Perang Konektivitas di Kepulauan Yapen, 42 Titik Starlink Resmi Diserahkan

SERUI, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, terus menggenjot pemerataan konektivitas digital hingga wilayah…

3 jam ago

Gubernur Papua Genjot Stabilitas Harga, Gerakan Pangan Murah Jadi Tameng Ekonomi Rakyat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus melakukan langkah nyata untuk menjaga daya beli…

3 jam ago

36 Hari Bertahan dengan Peluru di Dada, Aliko Walia Akhirnya Meninggal di RSUD Mulia

NABIRE, TOMEI.ID | Duka kembali menyelimuti Papua Tengah. Aliko Walia, bocah asal Distrik Kembru yang…

3 jam ago

KNPB Tuding Aparat Kriminalisasi Aktivis Sipil di Yahukimo, Kone Kobak Bebas dari Tahanan

DEKAI, TOMEI.ID | Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Yahukimo mengecam penangkapan terhadap…

3 jam ago