Berita

Wakil Bupati Nabire: Hentikan Stigma, Wujudkan Nabire Bebas HIV-AIDS

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menekan laju penyebaran HIV-AIDS melalui langkah strategis yang terencana, terpadu, dan berbasis kolaborasi lintas sektor saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan HIV-AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) di Aula Setda Nabire, Rabu (29/10/2025)

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi bersama antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam menekan laju penularan HIV-AIDS di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud keseriusan pemerintah daerah menekan lonjakan kasus HIV-AIDS yang masih menjadi ancaman nyata di Nabire, karena berdampak luas pada aspek kesehatan, sosial, ekonomi, dan moral masyarakat.

“Momentum ini menjadi langkah strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pencegahan dan menekan tren peningkatan kasus HIV-AIDS serta penyakit menular lainnya di Nabire,” ujar Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari.

Pemerintah Kabupaten Nabire menyampaikan apresiasi kepada Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah dan KPA Kabupaten Nabire atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara kedua lembaga ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap penyelamatan generasi muda dari ancaman HIV-AIDS.

Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa angka kasus HIV-AIDS di Nabire masih tinggi, yakni mencapai 10.824 kasus, sehingga diperlukan strategi yang komprehensif dan kolaborasi lintas sektor untuk menekan penularan.

“Mari kita satukan persepsi dan langkah strategis untuk menekan angka penularan HIV-AIDS di Nabire. Kita harus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia pendidikan, dan komunitas masyarakat,” katanya.

Selain memperkuat koordinasi, ia juga menyoroti pentingnya penyediaan obat-obatan, edukasi masyarakat, serta perlindungan bagi kelompok rentan. Pemerintah Kabupaten Nabire, tegasnya, berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang humanis dan tidak diskriminatif kepada para pengidap HIV-AIDS (ODHA).

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Mereka bukan untuk dijauhi, tetapi untuk kita rangkul agar tetap hidup produktif dan terlindungi,” tegas Wakil Bupati.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Nabire berharap terbangunnya sinergitas dan semangat bersama dalam mewujudkan Nabire bebas stigma, bebas diskriminasi, dan menuju nol kasus baru HIV-AIDS di tahun-tahun mendatang. Pemerintah menaruh harapan besar agar hasil rapat ini tidak berhenti sebatas seremonial, tetapi diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan.

Dengan sinergi lintas sektor, edukasi berkelanjutan, serta pelayanan kesehatan yang inklusif, Nabire diharapkan mampu menjadi kabupaten percontohan dalam penanggulangan HIV-AIDS di Tanah Papua bebas stigma, bebas diskriminasi, dan menuju nol kasus baru di masa depan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Papua Tengah Buka Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Aparatur

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda…

34 menit ago

Retreat Level Up Resmi Dibuka, Pemprov Papua Tengah Dorong Lahirnya Pemimpin Kristen Berkarakter dan Bersatu

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi membuka kegiatan Retreat Level Up bertajuk…

1 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin dan Kelompok Rentan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat komitmen memperluas akses bantuan hukum bagi…

5 jam ago

Gubernur Meki Nawipa: Hari Anak Nasional Harus Jadi Titik Balik Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42…

6 jam ago

Melian Obaipa: Dari Pelosok Siriwo Menembus Mimpi, Tukang Ojek yang Menjadi Juara Bahasa Inggris

Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa liburan, Melian Obaipa justru menghabiskan waktunya di atas…

9 jam ago

Mantan Ketua BEM Universitas Baliem Papua Serukan Penolakan Eksploitasi Tanah dan Budaya Papua Pegunungan

WAMENA, TOMEI.ID | Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Baliem Papua, Aleanus Yogomaid, menyampaikan…

11 jam ago