Berita

Warga Pugisiga Bersatu Buka Jalan, Dorong Pembangunan hingga Pemekaran Distrik

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama masyarakat pedalaman Papua dalam membuka jalan pembangunan.

Warga Kampung Pugisiga, Kabupaten Intan Jaya, bergotong royong membuka dan membersihkan akses jalan penghubung dari Kampung Sakumba menuju Kampung Pugisiga guna menghadirkan jalur transportasi darat yang layak bagi masyarakat.

Pembukaan akses tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Bupati Intan Jaya agar kendaraan roda dua dapat menjangkau Kampung Pugisiga demi mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, dan konektivitas wilayah pedalaman.

Di tengah keterbatasan akses dan medan yang berat, masyarakat turun langsung membawa alat kerja sederhana untuk membuka jalur yang selama ini sulit dilalui. Jalan tersebut dipandang sebagai pintu masuk bagi pembangunan berbagai fasilitas penting di wilayah itu.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Setianus Yegeseni, mengatakan kerja bakti yang dilakukan warga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap agenda pembangunan strategis pemerintah daerah.

Menurutnya, pembukaan akses jalan menjadi kebutuhan mendesak karena Kampung Pugisiga direncanakan menjadi pusat sejumlah pembangunan penting, mulai dari fasilitas keagamaan, pendidikan, kesehatan, hingga pemerintahan distrik baru.

“Kami kerja kebersihan jalan sesuai petunjuk Bupati Intan Jaya agar motor bisa sampai di Kampung Pugisiga. Ini dilakukan karena ada rencana pembangunan Gedung Gereja Laodekia II, SD Negeri Pugisiga, Pustu, dan penempatan pemekaran Distrik Baru Mbuyawaita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh pekerjaan dilakukan secara swadaya dengan semangat persatuan dan kekompakan masyarakat sebagai bentuk partisipasi langsung dalam mendukung pembangunan daerah yang terintegrasi dengan agenda pembangunan nasional.

“Kerja gotong royong dengan kekompakan ini sebagai dukungan program pembangunan daerah dengan program nasional. Kami sangat banyak terima kasih kepada pemerintah atas perhatian dan kerja samanya. Tuhan Yesus memberkati,” katanya.

Kegiatan pembersihan jalan tersebut telah dimulai sejak 11 Mei 2026 dan akan kembali dilanjutkan pada Jumat, 15 Mei 2026. Warga menyepakati jadwal kerja bersama selama empat hari dalam dua minggu, dengan dua hari kerja setiap pekan hingga akses jalan benar-benar dapat dilalui kendaraan roda dua.

Masyarakat berharap terbukanya jalur transportasi menuju Kampung Pugisiga dapat mempercepat distribusi material bangunan, memperlancar mobilitas warga, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Selama ini, keterbatasan akses menjadi hambatan utama bagi warga, khususnya generasi muda, dalam membawa hasil jualan menuju Kota Sugapa.

Dengan terbukanya akses darat tersebut, masyarakat optimistis pembangunan fasilitas umum, pelayanan pemerintahan, dan program pemekaran Distrik Mbuyawaita dapat berjalan lebih efektif serta menjangkau kebutuhan masyarakat secara langsung di wilayah pedalaman Intan Jaya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bakom RI Soroti Media Kejar Viralitas, Bagaimana Nasib Kepercayaan Publik?

JAKARTA, TOMEI.ID | Di tengah persaingan media digital yang semakin cepat, mengejar viralitas tidak cukup…

5 jam ago

Bupati Yudas Tebai Dorong Manajemen Talenta ASN Dogiyai, Karier Birokrasi Harus Objektif dan Transparan

JAKARTA, TOMEI.ID | Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, mendorong penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN)…

7 jam ago

IFRC 2026 Digelar di Mimika, 17 Tim Rescue Uji Kesiapsiagaan Darurat

TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 17 tim dari 16 perusahaan pertambangan dan energi di Indonesia akan…

7 jam ago

IA-ITB Dorong Investasi Mineral dan Migas, SDM Lokal Papua Jadi Prioritas

JAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Pengurus Daerah Papua dan Papua Barat…

7 jam ago

Media Lokal Tak Bisa Lagi Bertahan dengan Cara Lama, Transformasi Jadi Keharusan

JAKARTA, TOMEI.ID | Media lokal menghadapi tantangan besar di tengah perubahan perilaku audiens, perkembangan teknologi…

8 jam ago

Bapperida Papua Tengah Kaji Kondisi Riil Daerah, Program Pembangunan Tak Boleh Salah Sasaran

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi…

1 hari ago