Sebuah benda diduga granat tangan tipe militer terlihat tersembunyi di antara semak dan batang pohon kecil. Ciri khas seperti tuas pengaman (safety lever), cincin penarik (pull ring), dan bentuk silinder menguatkan dugaan bahwa ini adalah granat jenis defensif. Lokasi penempatan tampak berada di area hutan atau semak belukar, yang bisa menjadi bagian dari jalur umum atau rute pergerakan warga sipil maupun kombatan. (Foto. Istimewa)
NABIRE, TOMEI.ID | Pasukan TNI dan Polri diduga memasang bom tangan atau Granat di sejumlah titik jalan umum di Distrik Gome Utara, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Pemasangan bom ini terkait dengan operasi pengejaran terhadap Komandan Perang TPNPB–OPM Wilayah Puncak, Yosua Maiseni.
Beberapa warga di lapangan melaporkan bahwa mereka sempat melihat langsung aparat Militer indonesia memasang bahan peledak di sejumlah jalan umum.
“Saya sendiri melihat TNI–Polri memasang bom di setiap jalan di Distrik Gome Utara, Kabupaten Puncak,” keterangan warga, Rabu, (28/5).
Situasi ini meningkatkan ancaman terhadap keselamatan warga sipil, khususnya para pengungsi yang terpaksa melintasi jalur-jalur umum untuk mencari perlindungan atau mengamankan diri dan keluarga dari kontak tembak antara TPNPB dan TNI-Polri.
TNI-Polri wajib menjaga warga sipil selama perang melawan Tuan Tanah TPNPB di West Papua bukan pasang bom granat di setiap jalan untuk bunuh warga sipil.
Warga di daerah konflik Puncak dan Intan Jaya dihimbau berhati-hati melintasi jalan umum dan berhati-hati pula berkebun [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) ke-87 di Tanah Papua…
NABIRE, TOMEI.ID | Festival Media Se-Tanah Papua 2026 resmi ditutup Rabu (15/1/2026) di Nabire, Papua…
NABIRE, TOMEI.ID | Festival Media Se-Tanah Papua 2026 yang digelar Asosiasi Wartawan Papua (AWP) resmi…
NABIRE, TOMEI.ID | Rangkaian kegiatan Festival Media Se-Tanah Papua ke-1 yang berlangsung selama tiga hari,…
NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Koordinator Wilayah Mee Pago, Okto Pekey, menegaskan…
NABIRE, TOMEI.ID | Redaktur Senior Tempo, Sunudyantoro, secara tegas mendorong jurnalis di Tanah Papua untuk…