Berita

Warga Sipil Tewas Ditembak di Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi keamanan di Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kembali memanas setelah seorang warga sipil bernama Nopison Tebai dilaporkan tewas akibat penembakan yang diduga melibatkan aparat keamanan, Minggu pagi (10/5/2026).

Korban diketahui merupakan warga Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden penembakan terjadi sekitar pukul 08.45 WIT di area Kantor Distrik Dogiyai saat aparat gabungan TNI–Polri melakukan operasi di wilayah Degeianouda dan sekitarnya.

Peristiwa tersebut langsung memicu kepanikan warga serta meningkatkan ketegangan di wilayah Dogiyai yang dalam beberapa waktu terakhir memang berada dalam situasi sensitif pasca-serangkaian insiden kekerasan sebelumnya.

Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan aktivitas aparat keamanan dilakukan hingga memasuki sejumlah wilayah pedalaman yang dihuni masyarakat sipil. Kehadiran aparat bersenjata di kawasan tersebut disebut memunculkan ketakutan di kalangan warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Dogiyai maupun pihak TNI terkait kronologi lengkap penembakan, status operasi keamanan, serta penyebab jatuhnya korban sipil dalam insiden tersebut.

Kematian Nopison Tebai memicu reaksi keras dari sejumlah warga dan pemuda Dogiyai. Mereka menilai situasi keamanan di daerah itu semakin tidak terkendali dan meminta aparat menghentikan tindakan yang dianggap menimbulkan trauma di tengah masyarakat.

“Stop cari masalah pihak keamanan model apa yang cari kerja dan makan di Dogiyai, hingga masuk sampai di pelosok dan menakut-nakuti rakyat yang sedang mendiami di pelosok sana. Tidak adakah kerja lain selain itu kah? Stop cari masalah dan alasan untuk mengelabuhi pembacokan dan penembakan yang terjadi pada 30 Maret sudah,” tegas pernyataan pemuda Dogiyai yang beredar di tengah masyarakat, Minggu pagi.

Warga juga mendesak lembaga kemanusiaan, tokoh gereja, dan organisasi hak asasi manusia segera turun ke Dogiyai untuk melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan situasi keamanan serta memastikan perlindungan terhadap masyarakat sipil.

Sejumlah tokoh masyarakat menyebut insiden tersebut berpotensi memperburuk kondisi sosial dan keamanan di Dogiyai apabila tidak segera ditangani secara terbuka dan transparan oleh aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah.

Peristiwa ini sekaligus menambah daftar kasus kekerasan bersenjata yang terjadi di wilayah Papua Tengah dalam beberapa bulan terakhir. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait keselamatan warga sipil yang tinggal di daerah rawan konflik.

Sampai Minggu siang, aktivitas aparat keamanan dilaporkan masih berlangsung di beberapa titik di Distrik Dogiyai. Sejumlah warga memilih membatasi aktivitas di luar rumah karena khawatir situasi kembali memburuk.

Tomei masih berupaya menghubungi pihak kepolisian, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta pihak keluarga korban guna memperoleh konfirmasi resmi dan informasi tambahan terkait insiden penembakan tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Yampit Nawipa Ingatkan ASN Jangan Ejek Kesalahan Rekan, Disiplin Harus Ditegakkan

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak menjadikan kesalahan…

3 jam ago

Melkianus Tebai Bawa Perspektif Dunia Usaha dalam Pelatihan BUMDes bagi 79 Kampung di Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai, Melkianus Tebai, membawa perspektif dunia…

4 jam ago

Perkuat Fondasi SDM, Bupati Paniai Yanpit Nawipa Dorong Pendidikan TK dan PAUD hingga Kampung

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan anak usia dini…

4 jam ago

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

8 jam ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

13 jam ago

Meki Nawipa: ASN Bukan Hanya Terima Gaji, tetapi Harus Mengabdi kepada Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa…

13 jam ago