Berita

Wartawan Tribun Papua Dihalang-halangi Saat Meliput Aksi Ricuh di Uncen, Polisi Minta Maaf

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aksi mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) terkait peringatan Roma Agreement berujung ricuh di depan Gapura Uncen Atas, Selasa (30/9/2025).

Dalam insiden tersebut, seorang wartawan Tribun Papua diduga mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat meliput jalannya aksi.

Yulianus Magai, wartawan Tribun Papua, mengaku dihampiri oleh seorang pria berpakaian sipil yang diduga aparat ketika dirinya sedang melakukan siaran langsung.

“Ketika bentrokan terjadi, saya melakukan siaran langsung di akun resmi Tribun Papua. Saat saya memperkenalkan diri sebagai wartawan dan menunjukkan ID card serta mengenakan seragam pers, orang tersebut tetap tidak percaya dan langsung mencekik leher saya,” ungkap Yulianus.

Situasi baru mereda setelah wartawan Jaya TV turut memberikan penjelasan terkait identitas Yulianus sebagai jurnalis.

Menanggapi insiden ini, Kapolresta Jayapura, AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, menyampaikan permohonan maaf.

“Kalau soal itu kami minta maaf. Karena dalam situasi seperti ini, kadang anggota kita juga kurang memahami kondisi di lapangan,” ujarnya.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya jaminan perlindungan bagi jurnalis yang bertugas. Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 4 menegaskan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, termasuk hak pers untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi.

Pelanggaran terhadap kebebasan pers tidak hanya merugikan jurnalis, tetapi juga menghalangi publik dalam memperoleh informasi yang benar dan berimbang. Oleh karena itu, aparat penegak hukum diminta menghormati identitas serta peran pers di lapangan, sekaligus memastikan keamanan jurnalis dalam menjalankan tugasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Beredar Poster Penolakan Pos Kamling, 36 Marga Deiyai Tolak Dugaan Militerisasi Tanah Adat

DEIYAI, TOMEI.ID | Sebuah poster berisi pernyataan sikap yang mengatasnamakan 36 Marga Deiyai beredar luas…

2 jam ago

Akses Masuk Nobar Final Bola Gembira Dialihkan ke Gerbang Depan Pantai MAF

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengalihkan akses masuk bagi masyarakat yang akan…

2 jam ago

DPW PKB Papua Pegunungan Tinjau Sekretariat Baru DPC Tolikara, Penguatan Konsolidasi Jelang Pelantikan Pengurus

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan, Asis…

18 jam ago

Siaran Pers TPNPB: Dua Anggota Kodap XVI Yahukimo Diklaim Tewas

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim…

18 jam ago

MPLS SMA Negeri Meepago Nabire Ditutup, Kepsek Tanamkan Nilai Persatuan dan Kepemimpinan bagi Siswa Baru

NABIRE, TOMEI.ID | SMA Negeri Meepago Nabire resmi menutup pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)…

18 jam ago

Masyarakat Adat Tota Mapiha Tolak Perusahaan Mineral, Dugaan Tambang Ilegal, dan Pemekaran Wilayah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Masyarakat Adat Tota Mapiha menyatakan sikap tegas menolak rencana masuknya perusahaan mineral,…

19 jam ago