WAMENA, TOMEI.ID | Ketua terpilih Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Jayawijaya, Anthonius Wetipo, menegaskan langkah konsolidasi total dengan merangkul seluruh kader, termasuk tim Jones, dalam penyusunan struktur kepengurusan periode 2026–2030.
Penegasan ini menjadi sinyal kuat arah kepemimpinan Wetipo yang menitikberatkan pada persatuan internal sebagai fondasi utama memperkuat mesin politik Golkar di Jayawijaya, secara menyeluruh, terarah, konsisten, solid, progresif, adaptif, efektif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari langkah awal konsolidasi pasca penetapannya melalui tim formatur, sekaligus menandai dimulainya agenda penyatuan kekuatan partai tanpa sekat dan kepentingan kelompok, secara terbuka, inklusif, transparan, terstruktur, sistematis, terukur, kolaboratif, akuntabel, dan berintegritas.
Wetipo menekankan bahwa momentum kepemimpinan baru harus dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun soliditas, menghapus fragmentasi internal, serta memastikan seluruh elemen partai bergerak dalam satu arah yang sama.
“Perahunya sudah ada, kita siap mengawal kerja-kerja partai ke depan. Saat ini kita sudah punya gubernur, jadi supaya semakin solid, kita harus ada dalam satu perahu, yakni perahu Golkar,” tegasnya, Senin (27/4/2026).
Ia menilai, kekuatan Golkar ke depan sangat ditentukan oleh kemampuan merangkul seluruh elemen, termasuk kelompok pendukung yang sebelumnya belum terakomodasi dalam struktur resmi partai, secara luas, menyeluruh, konsisten, efektif, progresif, terarah, inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Karena itu, Wetipo memastikan proses penyusunan kepengurusan akan dilakukan secara terbuka, inklusif, transparan, partisipatif, terukur, kolaboratif, akuntabel, berimbang, dan strategis, dengan memberi ruang bagi semua pihak untuk terlibat aktif, optimal, profesional, sistematis, terencana, responsif, dinamis, efektif, dan berintegritas.
“Saya siap merangkul semua mitra untuk menjadi tim kerja. Yang terpenting, semua terlibat dulu dalam program ke depan. Pembagian tugas akan kita bahas bersama,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan inklusif menjadi kunci dalam membangun organisasi politik yang solid, adaptif, dan responsif terhadap dinamika serta kebutuhan masyarakat di Jayawijaya, progresif, strategis, partisipatif, transparan, akuntabel, kolaboratif, berkelanjutan, dan berorientasi solusi.
Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi kader maupun simpatisan untuk berkontribusi secara nyata, aktif, terarah, terukur, produktif, konstruktif, berintegritas, berdaya saing, dan berdampak dalam memperkuat peran partai di tengah masyarakat.
“Saya ingin partai ini melibatkan semua yang ingin bergabung, supaya ke depan kita menjadi keluarga besar Golkar yang mampu memberi kontribusi nyata, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Dengan komitmen tersebut, Wetipo optimistis Golkar Jayawijaya mampu memperkuat posisi politiknya secara signifikan, sekaligus menghadirkan program-program strategis yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. [*].
DEIYAI, TOMEI.ID | Aktivis hak asasi manusia Papua sekaligus eks tahanan politik, Selpius Bobii, mendesak…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di RSUD Pratama Dogiyai, Papua Tengah, dilaporkan memanas setelah sejumlah personel…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Fakultas Kehutanan Universitas Papua menjalani asesmen lapangan dari BAN-PT untuk Program Studi…
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyatakan akan mengundang seluruh pemain, pelatih, dan…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja terus…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Situasi di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, memanas usai Persipura Jayapura…