Berita

11 Warga Tewas dalam Kebakaran Wamena: Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Darurat, Respons Cepat Diuji di Tengah Duka Mendalam

WAMENA, TOMEI.ID | Tragedi kebakaran hebat yang melanda kawasan Jalan Sulawesi, Wamena, pada Selasa (31/3/2026), menelan korban jiwa dalam jumlah besar.

Sebanyak 11 warga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, sementara empat unit rumah toko (ruko) hangus terbakar dan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa ini menjadi salah satu insiden kebakaran paling mematikan di wilayah Wamena dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban terdampak. Bantuan berupa satu ton beras, gula, kopi, minyak goreng, kasur, karung, serta tenda darurat disalurkan melalui Ikatan Sulawesi Selatan di Kabupaten Jayawijaya.

Kepala Dinas Sosial Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka.

“Kehadiran Dinas Sosial mewakili Gubernur Papua Pegunungan untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan dibagikan secara adil kepada warga terdampak,” ujar Yanius Telenggen.

Dari sisi masyarakat, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSSI) Jayawijaya, Dr. H. Rudi Hartono Ismail, mengungkapkan bahwa seluruh korban telah dimakamkan, dengan sebagian jenazah dipulangkan ke daerah asal.

“Sebanyak 11 korban telah dimakamkan, dan tiga di antaranya dipulangkan ke Makassar. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi keberlangsungan hidup keluarga yang terdampak. Respons cepat dari pemerintah provinsi maupun kabupaten patut diapresiasi,” ungkapnya.

Rudi Hartono Ismail juga menegaskan bahwa dampak kebakaran tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menghancurkan struktur keluarga.

“Kebakaran ini meludeskan empat ruko, termasuk dua keluarga yang seluruh anggotanya meninggal dunia. Peristiwa ini menjadi duka kolektif yang sangat dalam bagi komunitas,” tambah Rudi Hartono Ismail.

Di tengah situasi tersebut, masyarakat berharap penanganan pascakebakaran tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga dilanjutkan dengan langkah pemulihan yang terukur, termasuk dukungan psikososial serta penyediaan hunian sementara yang layak.

Tragedi ini menjadi pengingat keras akan pentingnya sistem mitigasi kebakaran yang lebih kuat di kawasan padat penduduk. Tanpa langkah pencegahan yang serius dan berkelanjutan, risiko bencana serupa akan terus mengancam keselamatan warga.

Hingga kini, proses pendataan korban dan kerugian materiil masih terus dilakukan oleh pihak berwenang, sementara kebutuhan dasar para penyintas menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kematian Elki Wunungga Picu Sorotan, Tokoh Bokondini Minta Polda Bertindak Terbuka

JAYAPURA, TOMEI.ID | Desakan terhadap aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penembakan warga sipil…

13 jam ago

Warga Pugisiga Bersatu Buka Jalan, Dorong Pembangunan hingga Pemekaran Distrik

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama masyarakat pedalaman Papua dalam…

13 jam ago

Keluarga Pertanyakan Dasar Hukum Penangkapan Oktopianus Douw, LBH Papua Soroti Dugaan Kriminalisasi Lewat Unggahan Medsos

NABIRE, TOMEI.ID | Keluarga Oktopianus Douw bersama tim kuasa hukum dari LBH Papua mendatangi Direktorat…

14 jam ago

Sidang Etik Kasus Dogiyai Dinilai Sarat Kejanggalan, Aktivis HAM Tuding Polda Papua Tengah Lakukan “Pembohongan Publik”

NABIRE, TOMEI.ID | Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) terhadap 12 anggota Polres Dogiyai…

14 jam ago

Perekrutan Maba Kedokteran Lewat MoU Pemda Dinilai Diskriminatif, Rektor dan Dekan FK Uncen Didesak Cabut Kebijakan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kebijakan penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen)…

19 jam ago

Kick Off 30 Mei, 9 Tim Tanah Papua Siap Bersaing di Liga 4 Nasional 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Putaran Nasional Liga 4 Indonesia 2025/2026 atau Piala Presiden resmi akan dimulai…

19 jam ago