Berita

132 Guru Kontrak Siap Isi Kekurangan Tenaga Pendidik di 24 Distrik Paniai

PANIAI, TOMEI.ID | Sebanyak 132 guru kontrak program 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) siap bertugas di 24 distrik di Kabupaten Paniai setelah mengikuti pembekalan dan menerima nota tugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai, Jumat (5/6/2026).

Program yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di sejumlah sekolah, khususnya di wilayah pedalaman dan daerah yang masih terbatas akses layanan pendidikannya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai, Agus Kobepa, mengatakan seluruh guru kontrak yang diterima akan ditempatkan berdasarkan kebutuhan sekolah yang selama ini mengalami kekurangan tenaga pengajar.

“Guru kontrak berjumlah 132 guru yang kami terima di Kabupaten Paniai dan sesuai surat pemberitahuan akan ditempatkan di 24 distrik yang ada di Kabupaten Paniai,” ujarnya.

Sebelum diberangkatkan ke lokasi tugas masing-masing, para guru terlebih dahulu mendapatkan pembekalan terkait tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga pendidik. Pada kesempatan yang sama, Dinas Pendidikan juga menyerahkan nota tugas sebagai dasar penempatan di sekolah tujuan.

“Hari ini Dinas Pendidikan Paniai melakukan pembekalan sekaligus pembagian nota tugas atau penempatan ke sekolah-sekolah yang berjumlah 55 sekolah,” kata Agus.

Menurutnya, penempatan guru dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Sebanyak 55 sekolah yang menjadi sasaran program selama ini masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar sehingga membutuhkan tambahan guru untuk menunjang proses belajar mengajar.

“Sekolah-sekolah itu memang masih membutuhkan tambahan guru. Karena itu, setiap sekolah yang kami tempatkan ada yang menerima dua guru dan ada juga tiga guru,” jelasnya.

Agus berharap kehadiran guru kontrak program 3T dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah yang selama ini mengalami kekurangan tenaga pendidik.

Ia menambahkan, seluruh guru yang telah menerima surat tugas dijadwalkan mulai melapor ke sekolah penempatan pada pekan depan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan secara optimal.

“Hari ini mereka telah menerima surat tugas dan minggu depan akan melapor ke sekolah-sekolah yang telah bekerja sama dalam program 3T ini. Proses belajar mengajar nantinya akan menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Yohanes Kemong Desak Bupati Mimika Mundur dari Jabatan, Ini Alasannya!

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah dari daerah pemilihan Kabupaten Mimika,…

8 jam ago

Warga Wolo Pertanyakan Kelayakan Jembatan Kali Ilu, Minta Dinas PU Buka Transparansi Anggaran

WAMENA, TOMEI.ID | Masyarakat dan pemerintah kampung di Distrik Wolo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, membantah…

9 jam ago

Perpustakaan Kampung Kigamani Jadi Binaan Dinas, Dogiyai Perkuat Gerakan Literasi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai menetapkan Perpustakaan Kampung Kigamani sebagai…

10 jam ago

KPA Paniai Salurkan Bantuan Pangan, Dorong Dukungan Nutrisi bagi ODHA

PANIAI, TOMEI.ID | Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Paniai menyalurkan bantuan makanan tambahan bagi Orang…

10 jam ago

Jembatan Puluhan Miliar di Jayawijaya Diprotes Warga: Goyang Saat Dilintasi dan Tak Layak Fungsi

WAMENA, TOMEI.ID | Proyek pembangunan Jembatan Kali Wolo di Distrik Wolo, Kabupaten Jayawijaya, yang dikerjakan…

11 jam ago

Sempat Tertunda akibat Konflik, Pemuda Baptis Cup 2026 Kembali Digulirkan Besok

WAMENA, TOMEI.ID | Turnamen sepak bola Pemuda Baptis Cup 2026 yang sempat terhenti akibat konflik…

23 jam ago