Berita

34 dari 67 Kampung Alokasikan Anggaran Stunting, DPMK Deiyai Tegaskan Evaluasi Dana Desa

DEIYAI, TOMEI.ID | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Deiyai menggelar Rembug Stunting tingkat kabupaten yang dirangkaikan dengan penetapan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tahun 2026, Selasa (10/02/2026), di Aula Sekretariat DPRK Deiyai.

Forum ini sekaligus menjadi momentum evaluasi pengalokasian Dana Desa untuk program percepatan penurunan stunting secara terukur, transparan, dan berbasis data lapangan yang akuntabel serta berkelanjutan.

Dari total 67 kampung di Kabupaten Deiyai, baru 34 kampung yang mengalokasikan anggaran stunting dan melaporkannya secara administratif sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, 33 kampung lainnya belum memenuhi kewajiban tersebut hingga batas waktu pelaporan.

Kepala DPMK Deiyai, Dr. Ferdinant Pakage, menegaskan bahwa penganggaran stunting bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan indikator utama kinerja pemerintah kampung dalam menjamin hak dasar anak atas kesehatan dan gizi.

“Dari 67 kampung, baru 34 kampung yang mengalokasikan anggaran stunting dan melaporkannya secara administratif. Kampung yang tidak mengalokasikan atau tidak menyampaikan laporan akan menjadi perhatian khusus dalam evaluasi penyaluran Dana Desa tahap berikutnya,” tegas Ferdinant.

Menurutnya, kebijakan percepatan penurunan stunting merupakan agenda nasional yang wajib diimplementasikan hingga tingkat kampung. Karena itu, alokasi Dana Desa untuk intervensi gizi dan kesehatan menjadi instrumen kebijakan yang harus dilaksanakan secara tepat sasaran dan akuntabel.

Ferdinant menjelaskan bahwa DPMK tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga fasilitasi dan pendampingan. Hal ini mengingat masih terdapat keterbatasan kapasitas tata kelola keuangan dan administrasi di sejumlah kampung.

Pendampingan diarahkan agar Dana Desa terserap secara transparan, tepat sasaran, serta berdampak langsung terhadap penurunan angka stunting di tingkat keluarga secara terukur, efektif, dan berkelanjutan di kampung.

Rembug Stunting tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, perangkat kampung, pendamping desa, kader Posyandu, serta 34 kepala kampung yang telah mengalokasikan anggaran stunting secara resmi dalam dokumen APBK Kampung.

Dalam forum tersebut, DPMK juga menetapkan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tahun 2026 melalui mekanisme seleksi administratif dan verifikasi lapangan. KPM direkrut dari kader Posyandu aktif dengan rekomendasi teknis Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.

Nama-nama KPM akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Deiyai sebagai dasar legitimasi hukum dan pembiayaan honorarium melalui Dana Desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penetapan ini sejalan dengan arahan Bupati Deiyai untuk menerapkan prinsip “Satu Kata, Satu Data” dalam perencanaan, pelaporan, dan evaluasi pembangunan, khususnya dalam penanganan stunting secara terintegrasi lintas sektor dan berjenjang.

Dengan penguatan tata kelola Dana Desa serta penetapan KPM secara formal, Pemerintah Kabupaten Deiyai menargetkan kampung menjadi garda terdepan pencegahan stunting dan pembangunan sumber daya manusia yang sehat serta berdaya saing. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dialog Strategis Bappenas di Timika, Gubernur Meki Dorong Percepatan Pembangunan Papua Menuju Indonesia Emas 2045

TIMIKA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama para gubernur, bupati, dan wali kota…

6 jam ago

Mahasiswa Desak Transparansi Bantuan Studi Yahukimo, Dinas Pendidikan Diminta Segera Cairkan Dana

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo melalui Dinas Pendidikan segera…

11 jam ago

Duduk Perkara Saling Bantah APBD Papua Pegunungan: DPRP Bantah Klaim Pemprov, Audit BPK Terhadap Tiga Instansi Didesak

WAMENA, TOMEI.ID | Polemik pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua Pegunungan memanas. DPR…

19 jam ago

Bupati Pegunungan Bintang Tegaskan Dukungan Penuh HIPMI, Sepei Kalakmabin Resmi Nahkodai BPC

JAYAPURA, TOMEI.ID | Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten setempat…

19 jam ago

Deinas Geley Sambut Wakil Menteri Bappenas, Bahas Sinkronisasi Arah Pembangunan Tanah Papua Tengah

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, menyambut kedatangan Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan…

22 jam ago

MRP Papua Tengah Usulkan Penguatan Kewenangan dan Pengawasan Dana Otsus dalam Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004

TIMIKA, TOMEI.ID | Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah mengusulkan penguatan kewenangan, kelembagaan, keuangan, dan…

22 jam ago