NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 siswa-siswi TK Elshadai Samabusa resmi ditamatkan dalam acara Penamatan dan Perpisahan Angkatan III Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Pantai Tenis Boratei, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Jumat (19/6/2026). Penamatan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan usia dini dan bersiap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita, haru, dan rasa syukur itu dihadiri oleh orang tua murid, dewan guru, pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga penegasan akan pentingnya pendidikan usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter dan kualitas generasi masa depan.
Prosesi penamatan dipandu oleh Ibu Guru Nur selaku pembawa acara. Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan kegiatan sebelum memasuki agenda utama berupa sambutan dari sejumlah pihak dan penyerahan tanda kelulusan kepada para siswa.
Ketua Panitia Penamatan dan Perpisahan, Kristiani G.R. Yoteni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Menurutnya, keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak merupakan hasil kolaborasi antara sekolah, yayasan, dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak sejak usia dini.
“Penamatan ini bukan akhir dari perjalanan belajar anak-anak, melainkan langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kami berharap mereka terus semangat belajar dan tumbuh menjadi generasi yang cerdas serta berkarakter baik,” ujarnya.
Ketua Yayasan sekaligus Kepala Sekolah TK Elshadai Samabusa, Mesak Gobai, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membangun dasar karakter, kedisiplinan, serta kemampuan belajar anak sebelum memasuki pendidikan formal.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang selama ini telah mempercayakan pendidikan putra-putri mereka kepada TK Elshadai Samabusa. Menurutnya, keberhasilan sekolah menamatkan peserta didik setiap tahun merupakan buah dari kerja keras bersama seluruh unsur pendidikan.
“Kami bersyukur karena tahun ini kembali dapat menamatkan 40 siswa-siswi Angkatan III. Ini merupakan hasil kerja keras para guru, dukungan orang tua, dan semangat belajar anak-anak selama mengikuti proses pendidikan,” kata Mesak Gobai.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Suku Wilayah Timur, Kris Wahai, mengingatkan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan keluarga, masyarakat, dan daerah. Ia menilai pembangunan sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik agar kemajuan daerah dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Menurutnya, kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh perhatian yang diberikan kepada anak-anak sejak usia dini.
“Anak-anak yang hari ini ditamatkan adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, anak-anak ini harus terus didukung oleh orang tua agar dapat meraih pendidikan yang lebih tinggi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Mewakili orang tua murid, Frans Hei menyampaikan penghargaan kepada para guru yang telah membimbing dan mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran, dedikasi, dan kasih sayang selama proses belajar mengajar berlangsung.
Ia berharap nilai-nilai pendidikan yang telah ditanamkan selama anak-anak menempuh pendidikan di TK Elshadai Samabusa dapat menjadi bekal yang kuat dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Sementara itu, sambutan mewakili siswa disampaikan oleh Mendu Y.O. Mendunia. Dalam penyampaiannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada para guru atas perhatian, bimbingan, serta ilmu yang diberikan selama menempuh pendidikan di TK Elshadai Samabusa.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan tanda kelulusan kepada seluruh siswa. Suasana haru tampak menyelimuti prosesi tersebut ketika para orang tua menyaksikan putra-putri mereka resmi menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak dan bersiap memasuki fase baru dalam perjalanan pendidikan mereka.
Penamatan Angkatan III TK Elshadai Samabusa menjadi refleksi bahwa pendidikan usia dini bukan sekadar tahap awal pembelajaran, melainkan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Dari ruang-ruang pendidikan dasar inilah harapan akan lahirnya sumber daya manusia (SDM) Papua yang unggul mulai dibangun dan dipersiapkan. [*].
MANOKWARI, TOMEI.ID | Bupati Jayawijaya Atenius Murip menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya untuk memperhatikan…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Ketua Kerukunan Keluarga Besar Pegunungan Tengah (K2BPT) Provinsi Papua Barat, Apner Itlay,…
NABIRE, TOMEI.ID | Anggota DPR Papua Barat, Xaverius Kameubun, menyoroti dugaan pembatasan terhadap insan pers…
NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) bersama Nieuw Guinea Raad (NGR) Wilayah Intan…
NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah resmi membuka pendaftaran Lomba Fotografi Bhayangkara dan Lomba Konten…
WAMENA, TOMEI.ID | Youth Camp Baliem Valley Gereja Pekabaran Injil (GPI) Jalan Cuci se-Tanah Papua…