WAMENA, TOMEI.ID | Youth Camp Baliem Valley Gereja Pekabaran Injil (GPI) Jalan Cuci se-Tanah Papua resmi ditutup di Pyramid, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (19/6/2026), setelah berlangsung selama lima hari sejak 15 Juni 2026. Kegiatan itu menghasilkan komitmen rohani yang menonjol, dengan 41 peserta menyerahkan diri untuk dibaptis dan 16 peserta menyatakan kesiapan menjadi hamba Tuhan.
Selain itu, panitia mencatat tujuh peserta berkomitmen menjadi pendoa dan 16 lainnya siap melayani sebagai diakonia. Seluruh capaian tersebut lahir dari rangkaian pembinaan rohani dan kepemimpinan yang diikuti lebih dari 562 peserta dari berbagai wilayah di Tanah Papua.
Ketua Panitia, Penatua Kamelius Logo, mengatakan Youth Camp Baliem Valley menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, karakter, dan arah pelayanan generasi muda GPI di Tanah Papua.
“Puji Tuhan, kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan sempurna. Peserta hadir dari seluruh penjuru tanah Papua, menjadi bukti kesatuan iman dan komitmen generasi muda untuk tetap eksis dalam visi Kristus,” ujarnya.
Menurut Kamelius, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan rapat daerah GPI tahun 2022 di Sorong yang menekankan pentingnya penguatan generasi muda Papua melalui pendalaman iman, pembentukan karakter berintegritas, serta ruang berbagi pengalaman pelayanan.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti ibadah pagi dan malam, ibadah penyerahan diri, pendalaman firman, baptisan pemuda, diskusi kelompok, latihan kepemimpinan, hingga permainan rohani. Seluruh agenda itu dirancang untuk memperkuat fondasi spiritual sekaligus membentuk daya tahan pelayanan generasi muda gereja.
“Dari berbagai cabang kami hadir di sini. Tuhan itu baik, sehingga hingga saat ini kami ada untuk berkarya dan menyelamatkan generasi,” kata Kamelius.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, sinode, para narasumber, hamba Tuhan, relawan, serta pihak eksternal yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
Apresiasi khusus diberikan kepada Anggota DPR Papua Pegunungan, Fransina Daby, yang membantu 50 tiket perjalanan peserta dan menyediakan hewan babi untuk penutupan kegiatan.
“Ibu Fransina menunjukkan tanggung jawab luar biasa sejak hari pertama hingga akhir kegiatan. Tuhan memberkati pelayanannya,” ujar panitia.
Wakil Ketua Pemuda Pengurus Daerah Papua Pegunungan, Penatua Nikodemus Wanma, menutup kegiatan dengan pesan agar para peserta tetap tekun dalam pelayanan setelah kembali ke daerah masing-masing.
“Apapun yang kita lakukan untuk Tuhan, lakukan dengan tekun. Upahmu ada di sorga,” katanya.
Pada akhir kegiatan, panitia menyerahkan laporan pertanggungjawaban, termasuk pengelolaan keuangan secara digital sebagai bentuk transparansi pelaksanaan. Laporan itu sekaligus menjadi dasar persiapan Youth Camp berikutnya yang direncanakan berlangsung di Bintuni pada 2030.
Youth Camp Baliem Valley menjadi salah satu momentum konsolidasi pemuda GPI se-Tanah Papua, sekaligus menegaskan upaya gereja menyiapkan generasi muda yang berakar dalam iman, memiliki karakter pelayanan, dan siap mengambil peran di tengah gereja maupun masyarakat. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Plt Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah…
DEKAI, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim operasi aparat TNI-Polri di Kompleks Braza,…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Pengurus Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) Se-Indonesia periode 2026–2027 resmi…
KARUBAGA, TOMEI.ID | Intelektual muda Papua, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA, menerbitkan buku…
WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan mulai menjual beras murah bagi masyarakat, Kamis…