Berita

42 Ton Beras untuk Lanny Jaya, Pemprov Papua Pegunungan Tekankan Distribusi hingga Tujuh Distrik

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi(Pemprov) Papua Pegunungan menyalurkan 42 ton beras bantuan bagi masyarakat Kabupaten Lanny Jaya yang terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino dan membutuhkan dukungan pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga di tujuh distrik dan kini memasuki tahap penyaluran oleh pemerintah kabupaten hingga ke masyarakat sasaran, dengan pengawalan agar bantuan diterima sesuai kebutuhan warga terdampak.

Bantuan pangan dari Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, secara resmi diserahkan melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Tendien Wenda, Senin (2/11/2026).

Penyaluran bantuan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan. Pemprov meminta Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya mengawal distribusi secara bertanggung jawab agar bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Gubernur John Tabo terhadap masyarakat yang terdampak bencana kekeringan atau El Nino, khususnya di wilayah Kiyawagi, Kabupaten Lanny Jaya.

“Ini merupakan bantuan beras dari Gubernur Provinsi Papua Pegunungan untuk keluarga-keluarga kita yang terkena dampak bencana kekeringan atau El Nino di Kiyawagi. Hari ini kami membawa bantuan tersebut dan menyerahkannya secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya,” ujar Yanius.

Menurutnya, penyerahan bantuan kepada pemerintah kabupaten merupakan awal dari proses distribusi. Karena itu, pengawalan hingga ke tingkat distrik dan kampung menjadi bagian penting agar bantuan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Kami mohon kepada Bapak Bupati, Bapak Sekda, serta seluruh jajaran pemerintah daerah agar beras bantuan ini disalurkan kepada masyarakat yang terdampak di tujuh distrik. Bantuan ini harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Yanius menjelaskan, sebanyak 42 ton beras telah dialokasikan untuk masyarakat terdampak di tujuh distrik. Ia menilai ketepatan pendataan dan pembagian bantuan perlu menjadi perhatian agar warga yang mengalami dampak kekeringan memperoleh bantuan sesuai kebutuhan dan sasaran.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Tendien Wenda, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Gubernur John Tabo, atas perhatian dan bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat Lanny Jaya.

“Baik, bantuan ini secara resmi sudah kami terima secara simbolis. Selanjutnya, kami akan menindaklanjuti penyalurannya sampai ke lapangan bersama seluruh staf dan masyarakat di kampung-kampung yang menjadi sasaran bantuan,” ujar Tendien.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya akan menindaklanjuti proses distribusi bersama jajaran terkait agar bantuan tersebut dapat menjangkau masyarakat di wilayah sasaran.

“Kami berharap bantuan ini dapat diterima langsung oleh masyarakat yang betul-betul membutuhkan, sehingga bisa bermanfaat untuk membantu mereka bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” tuturnya.

Penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan akibat El Nino di Kabupaten Lanny Jaya.

Keberhasilan program bantuan, bagaimanapun, tidak hanya ditentukan oleh besarnya jumlah beras yang disalurkan. Ketepatan pendataan, kelancaran distribusi, serta kepastian bantuan diterima masyarakat di tujuh distrik menjadi tahapan penting yang perlu dikawal pemerintah hingga ke kampung-kampung sasaran. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Yohanes Kemong Desak Bupati Mimika Mundur dari Jabatan, Ini Alasannya!

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah dari daerah pemilihan Kabupaten Mimika,…

17 jam ago

Warga Wolo Pertanyakan Kelayakan Jembatan Kali Ilu, Minta Dinas PU Buka Transparansi Anggaran

WAMENA, TOMEI.ID | Masyarakat dan pemerintah kampung di Distrik Wolo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, membantah…

17 jam ago

Perpustakaan Kampung Kigamani Jadi Binaan Dinas, Dogiyai Perkuat Gerakan Literasi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai menetapkan Perpustakaan Kampung Kigamani sebagai…

19 jam ago

KPA Paniai Salurkan Bantuan Pangan, Dorong Dukungan Nutrisi bagi ODHA

PANIAI, TOMEI.ID | Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Paniai menyalurkan bantuan makanan tambahan bagi Orang…

19 jam ago

Jembatan Puluhan Miliar di Jayawijaya Diprotes Warga: Goyang Saat Dilintasi dan Tak Layak Fungsi

WAMENA, TOMEI.ID | Proyek pembangunan Jembatan Kali Wolo di Distrik Wolo, Kabupaten Jayawijaya, yang dikerjakan…

19 jam ago

Sempat Tertunda akibat Konflik, Pemuda Baptis Cup 2026 Kembali Digulirkan Besok

WAMENA, TOMEI.ID | Turnamen sepak bola Pemuda Baptis Cup 2026 yang sempat terhenti akibat konflik…

1 hari ago