Berita

425 Guru Lolos Administrasi, Pemprov Papua Tengah Genjot Rekrutmen 500 Formasi MAPEGA 3T

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov)Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi mengumumkan hasil verifikasi administrasi seleksi tenaga guru MAPEGA 3T tahun 2026 yang dilaksanakan di tujuh kabupaten.

Pengumuman ini menjadi tahapan awal dalam proses rekrutmen sebanyak 500 tenaga guru untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sebagai langkah strategis pemerintah dalam mengatasi kekurangan tenaga pendidik di wilayah terpencil.

Berdasarkan data yang dihimpun dari masing-masing kabupaten, tercatat sebanyak 425 peserta dinyatakan lulus verifikasi administrasi, terdiri dari Kabupaten Deiyai (87 orang), Dogiyai (62 orang), Intan Jaya (11 orang), Nabire (98 orang), Paniai (110 orang), Puncak Jaya (26 orang), dan Puncak (31 orang).

Dengan demikian, masih terdapat selisih dari total kebutuhan formasi yang direncanakan pemerintah, menunjukkan bahwa tidak seluruh kuota terpenuhi pada tahap verifikasi administrasi.

Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lulus berhak mengikuti tahapan seleksi wawancara yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 22–23 April 2026 di masing-masing kabupaten sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pemerintah menegaskan bahwa hanya peserta yang memenuhi persyaratan administrasi yang dapat melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya, sesuai mekanisme yang dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

Pelaksanaan seleksi tersebar di tujuh kabupaten, yakni Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Nabire, Paniai, Puncak Jaya, dan Puncak, dengan daftar nama peserta yang lulus tercantum dalam lampiran resmi masing-masing daerah.

Dalam mendukung kelancaran proses seleksi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah juga telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk menyiapkan fasilitas, termasuk penggunaan gedung maupun aula sebagai lokasi pelaksanaan wawancara.

Program rekrutmen guru MAPEGA 3T ini diharapkan mampu memperkuat pemerataan layanan pendidikan, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan tenaga pengajar, serta meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan di Papua Tengah.

Melalui proses seleksi yang terstruktur, objektif, dan berbasis kompetensi, pemerintah berkomitmen menghadirkan tenaga pendidik yang profesional, berdedikasi, dan siap mengabdi di wilayah 3T sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Biro Umum dan Polda Papua Tengah Juara Basket 3ON3, Pemain Disiapkan untuk PORNAS KORPRI 2027

NABIRE, TOMEI.ID | Biro Umum dan Polda Papua Tengah keluar sebagai juara Turnamen Basket 3ON3…

18 menit ago

Sekda Papua Tengah Soroti Serapan APBD 2026 Baru 33,37 Persen

NABIRE, TOMEI.ID | Plt Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan…

3 jam ago

Serapan APBD Baru 24,22 Persen, Bapperida Papua Tengah Desak OPD Percepat Program

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah…

3 jam ago

TPNPB Klaim Operasi di Yahukimo, Sebut 8 Warga Ditangkap dan Ternak Tertembak

DEKAI, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim operasi aparat TNI-Polri di Kompleks Braza,…

5 jam ago

IMPPETANG Se-Indonesia Dilantik, DPRD Soroti Absennya Pemkab Pegunungan Bintang

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pengurus Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) Se-Indonesia periode 2026–2027 resmi…

6 jam ago

Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati, Persembahkan untuk Literasi Papua

KARUBAGA, TOMEI.ID | Intelektual muda Papua, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA, menerbitkan buku…

19 jam ago