Berita

613 CPNS dan PPPK Ikuti Prajabatan dan Orientasi, BKPSDM Paniai Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

PANIAI, TOMEI.ID | Sebanyak 613 peserta CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Paniai mengikuti kegiatan prajabatan dan orientasi untuk mempersiapkan diri menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah yang profesional, disiplin, dan berintegritas.

Peserta tersebut terdiri atas 343 CPNS Formasi 2024 dan 270 peserta orientasi PPPK. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paniai dalam mempersiapkan aparatur yang mampu menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Paniai, Stepanus Yogi, menegaskan bahwa prajabatan bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan proses pembentukan karakter dan tanggung jawab aparatur.

“Prajabatan bukan hanya syarat administratif, tetapi proses pembentukan karakter aparatur yang berintegritas, disiplin, dan siap melayani masyarakat,” kata Stepanus Yogi dalam arahannya di halaman Kantor BKPSDM Paniai.

Ia mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kompetensi, sikap, dan etika menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas pemerintahan secara profesional.

Selama pelatihan, peserta akan menerima materi tentang wawasan kebangsaan, nilai-nilai ASN, tata kelola pemerintahan, etika pelayanan publik, serta peningkatan kompetensi teknis sesuai bidang masing-masing.

Yogi berharap, kegiatan tersebut dapat membentuk aparatur yang siap bekerja dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Paniai.

Menurutnya, prajabatan dan orientasi merupakan tahap awal dalam mempersiapkan aparatur pemerintah yang baik. Tantangan berikutnya adalah bagaimana peserta menerapkan pengetahuan, disiplin, dan integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Masyarakat membutuhkan ASN yang tidak hanya memenuhi persyaratan kepegawaian, tetapi juga mampu bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan memberikan pelayanan yang baik.

Karena itu, keberhasilan pelatihan tidak hanya dilihat dari penyelesaian kegiatan, tetapi juga dari penerapan nilai-nilai yang dipelajari dalam pekerjaan serta kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Pemkab Paniai diharapkan terus mendorong pembinaan aparatur agar disiplin, integritas, dan profesionalisme benar-benar menjadi bagian dari budaya kerja ASN. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mesak Magai Soroti Ketimpangan Guru di Nabire, Pejabat yang Hambat Pemerataan Terancam Dicopot

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, menyoroti ketimpangan distribusi tenaga pendidik antara sekolah di…

23 menit ago

Bupati Mesak Magai Ancam Pindahkan Direktur RSUD Nabire ke Yaro Jika Lindungi Pegawai yang Live TikTok

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, melontarkan peringatan keras terkait kedisiplinan pegawai Rumah Sakit…

38 menit ago

Mesak Magai Soroti ASN OAP yang Puas dengan Status Pegawai Negeri, Banyak Pensiun Golongan II C

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, menyoroti sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Orang Asli…

48 menit ago

Bupati Mesak Magai Serahkan SK kepada 43 ASN, Pengurusan Kenaikan Pangkat Bakal Diperluas ke OPD

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada…

1 jam ago

KPA Edukasi Anak dan Remaja Katolik di Paniai, Pencegahan HIV-AIDS Harus Dimulai Sejak Dini

PANIAI, TOMEI.ID | Pencegahan HIV-AIDS membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk keluarga dan Gereja. Edukasi sejak…

15 jam ago

Jubir Gubernur Tegaskan Poster Lomba Lukis Berhadiah Miliaran Rupiah adalah HOAX

NABIRE, TOMEI.ID | Juru Bicara (Jubir) Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, menegaskan bahwa informasi mengenai…

23 jam ago