NABIRE, TOMEI.ID | Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Dogiyai yang bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat koordinasi untuk mematangkan persiapan kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah ke Kabupaten Dogiyai pada 7 September 2026.
Konsolidasi tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula KSK Bukit Meriam, Nabire, Rabu (2/9/2026).
Pertemuan difokuskan pada kesiapan teknis lapangan, pembagian tugas, serta strategi penyambutan rombongan gubernur setibanya di Bandar Udara Moanemani.
Koordinasi ini dinilai penting untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas. Dengan demikian, rangkaian kunjungan kerja gubernur di Dogiyai dapat berlangsung tertib, terarah, dan tidak berjalan secara parsial.
Pertemuan tersebut diprakarsai Herman Anou, dan Kristianus Tebay, S.KM. Sejumlah pimpinan perangkat daerah turut hadir, di antaranya Kepala BPKAD Papua Tengah Alexander Manangsang dan Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Pengelolaan Mutu Kependudukan (Dukcapil dan PMK) Papua Tengah Albertus Iyai.
Sementara Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Papua Tengah Yuliten Makai, tidak menghadiri rapat karena sedang berada di luar Nabire.
Rapat juga diikuti puluhan kepala bidang dan kepala seksi dari berbagai perangkat daerah Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang berasal dari Kabupaten Dogiyai.
Herman Anou mengatakan keterlibatan ASN asal Dogiyai diperlukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan seluruh agenda kunjungan kerja gubernur dapat dipersiapkan secara maksimal.
“Keterlibatan seluruh ASN asal Dogiyai beserta jajaran pimpinan perangkat daerah sangat vital untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja berjalan tertib, lancar, dan kompak,” ujar Herman.
Menurutnya, koordinasi tidak berhenti pada persiapan penyambutan di bandara, tetapi harus dilanjutkan dengan pengawalan terhadap seluruh agenda kunjungan gubernur selama berada di Dogiyai.
Ia berharap para ASN mengambil peran aktif dalam memastikan komunikasi dan koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah Kabupaten Dogiyai berjalan efektif.
“Melalui koordinasi awal ini, para ASN diharapkan dapat mengambil peran aktif mengawal seluruh agenda kunjungan kerja, mulai dari tingkat provinsi hingga pelaksanaan di daerah, agar memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Dogiyai,” katanya.
Bagi para ASN asal Dogiyai, kunjungan gubernur tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah provinsi dan masyarakat di daerah.
Karena itu, kesiapan sumber daya aparatur dinilai menjadi salah satu faktor penting agar agenda kunjungan tidak sekadar berlangsung secara seremonial.
Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk menyatukan kesiapan teknis, sumber daya manusia, dan pembagian tugas sebelum rombongan Gubernur Papua Tengah tiba di Dogiyai.
Para ASN yang terlibat diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai peran masing-masing sehingga seluruh rangkaian kunjungan kerja pada 7 September 2026 berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Dogiyai. [*].










