Berita

Akibat Lemah Finansial, Persewar Waropen Resmi Undur Diri dari Liga Nusantara: Sanksi Menanti?

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persewar Waropen resmi menyatakan mundur dari kompetisi PNM Liga Nusantara 2025/2026. Keputusan tersebut mengejutkan publik sepak bola Papua sekaligus menambah daftar panjang klub asal Bumi Cenderawasih yang tersingkir dari persaingan nasional.

Persewar yang musim lalu terdegradasi dari Liga 2 masih menghadapi persoalan internal dan kesulitan finansial. Kondisi tersebut membuat manajemen kesulitan menjalankan operasional tim, sehingga opsi mundur menjadi keputusan final untuk musim ini.

Konsekuensi dari keputusan tersebut tak bisa dihindari. ILeague selaku operator kompetisi diperkirakan akan menjatuhkan sanksi kepada Persewar, mulai dari denda hingga potensi larangan keikutsertaan pada musim berikutnya. Regulasi liga menempatkan mundurnya klub sebagai pelanggaran administratif serius.

Absennya Persewar membuat Papua kembali kehilangan satu wakil di kompetisi nasional. Kini hanya tersisa dua tim dari Papua Tengah yang masih berjuang di Liga Nusantara 2025/2026, yakni Waanal Brothers FC (WBFC) dan Sang Maestro FC (Persinab Nabire).

Situasi ini menjadi tamparan bagi perkembangan sepak bola Papua. Hilangnya Persewar dari peta kompetisi nasional mencerminkan rapuhnya fondasi finansial dan tata kelola klub yang belum tertangani secara sistematis.

Dengan tersisanya WBFC dan Persinab Nabire, harapan publik kini tertumpu pada kedua klub tersebut untuk menjaga eksistensi sepak bola Papua di Liga Nusantara musim ini. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mubes AMPJ di Nabire, Pemimpin Baru Ditantang Jaga Persatuan dan Bawa Nama Puncak Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Organisasi Asrama Mahasiswa Puncak Jaya (AMPJ) se-Kota Studi Nabire, Papua Tengah, menggelar…

36 menit ago

ILP Diuji di Lapangan, Dinkes Papua Tengah Evaluasi 8 Puskesmas Lokus

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah turun langsung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev)…

52 menit ago

134 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Kapolda Paparkan 47 Kali Pemadaman dan Penyelidikan Karhutla

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 134 titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Papua Tengah…

1 jam ago

Musa Boma Desak Pemda di Papua Tengah Perkuat Pengawasan dan Penegakan Hukum bagi Pelaku Pembakar Hutla

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan pembakaran hutan di sejumlah wilayah delapan kabupaten di Papua Tengah mendapat…

2 jam ago

Rusia Serahkan Proses Hukum AP yang Ditahan di Wamena kepada Otoritas Indonesia

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Rusia menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum terhadap warga negaranya berinisial AP (39),…

3 jam ago

Kendaraan Berpelat Luar Masih Beroperasi di Manokwari, Samsat Soroti Potensi Pajak Daerah

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kendaraan berpelat nomor luar daerah masih bebas beraktivitas di Manokwari, sementara kewajiban…

7 jam ago