Berita

Alex Noerdin Mantan Gubernur Sumsel Meninggal di Usia 76 Tahun, Ini Rekam Karirnya

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin, meninggal dunia pada usia 76 tahun, Rabu (25/2/2026).

Kabar duka tersebut disampaikan juru bicara keluarga, Okta Alfarisi. Almarhum mengembuskan napas terakhir pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta setelah menjalani perawatan.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun, telah meninggal dunia bapak Alex Noerdin pada pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta,” ujar Okta dalam keterangan resminya.

Saat ini, pihak keluarga tengah mengurus pemulangan jenazah ke Palembang. Namun, belum ada keterangan resmi terkait waktu dan lokasi pemakaman.

Rekam Jejak Pendidikan

Alex Noerdin lahir di Palembang, 9 September 1950. Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di kota kelahirannya sebelum melanjutkan studi ke Jakarta pada 1969.

Ia meraih gelar insinyur dari Universitas Trisakti melalui Fakultas Teknologi Industri. Selain itu, ia juga menyelesaikan pendidikan hukum di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan memperoleh gelar sarjana hukum.

Karier Birokrasi hingga Kepala Daerah

Kariernya di pemerintahan dimulai sebagai staf Bappeda Sumatera Selatan pada 1981. Ia kemudian menjabat sejumlah posisi strategis, termasuk Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang dan Ketua Bappeda Kota Palembang.

Karier birokrasi tersebut membawanya menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin sebelum akhirnya terjun ke politik elektoral.
Pada 2001, Alex terpilih sebagai Bupati Musi Banyuasin dan menjabat dua periode hingga 2012. Di tengah masa jabatannya, ia maju dalam pemilihan gubernur.

Tahun 2008, Alex terpilih sebagai Gubernur Sumatera Selatan berpasangan dengan Eddy Yusuf untuk periode 2008–2013. Ia kembali terpilih untuk periode kedua 2013–2018 bersama Ishak Mekki.

Selama masa kepemimpinannya, Sumatera Selatan mencatat sejumlah agenda pembangunan dan penguatan infrastruktur daerah.

Selain kiprah di pemerintahan, Alex juga aktif di Partai Golkar Sumatera Selatan serta berbagai organisasi olahraga dan kemasyarakatan.

Kepergian Alex Noerdin meninggalkan jejak panjang dalam dinamika pemerintahan dan politik di Sumatera Selatan (Sumsel). [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Besok: Duel Penentu di Grup Timur, Persipura Siap Tempur di Sriwedari

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura menatap laga krusial menghadapi Tornado FC pada Minggu (1/3/2026) pukul…

7 jam ago

Yayasan Tuwapodita Perkuat SDM Papua, Kursus Bahasa Inggris dan Komputer Resmi Dibuka di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Dalam komitmen nyata membangun generasi unggul Papua, Yayasan Pelayanan Misi Tuwapodita secara…

7 jam ago

BEM UNMUS Desak Transparansi Dana Pendidikan Papua SelatanPasca Kasus Dugaan Korupsi Hibah PAUD

MERAUKE, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Musamus Merauke mendesak Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

7 jam ago

Rapimpurda KNPI Kota Jayapura Tegaskan Satu Komando, Abisai Rollo Dorong Pemuda Jaga Stabilitas dan Investasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Dalam momentum konsolidasi strategis kepemudaan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Jayapura…

9 jam ago

Konferensi III KNPB Numbay Tegaskan Konsolidasi Perjuangan, Hosea Yeimo Nahkodai Kepemimpinan Baru

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay secara resmi menetapkan Hosea Yeimo…

9 jam ago

BPP KOMPASS Pertegas Mekanisme Organisasi, 45 Mahasiswa Papua Se-Sumatera Suarakan Komitmen Kolektif

SUMUT, TOMEI.ID | Badan Pengurus Pusat (BPP) KOMPASS menggelar forum daring sebagai bagian dari mekanisme…

10 jam ago