Berita

Aliansi Cipayung, OKP, dan Ormas Papua Pegunungan Dirikan Posko Darurat untuk Korban Banjir Jayawijaya

WAMENA, TOMEI.ID | Dalam semangat kemanusiaan dan solidaritas, organisasi mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Cipayung, OKP, serta berbagai Ormas di Provinsi Papua Pegunungan menggelar pertemuan dan membentuk posko darurat untuk membantu korban banjir di Kabupaten Jayawijaya.

Organisasi yang terlibat meliputi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Amal Ilmiah Yapis (BEM UNAIM) Jayawijaya, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Forum Pribumi Papua Pegunungan (FPP), Dewan Kesenian Provinsi Papua Pegunungan (DKPP), hingga Ikatan Pemuda Luwu Raya Papua Pegunungan (IPLR).

Dalam pertemuan yang digelar hari ini, aliansi sepakat mengutamakan aksi sosial untuk mendukung pemulihan warga terdampak banjir. Meski air telah surut, dampak bencana masih terasa berat di tengah masyarakat Jayawijaya.

“Kami bergerak bukan hanya untuk membantu dalam situasi darurat, tetapi juga dalam tahap pemulihan pasca-banjir yang melumpuhkan hampir seluruh wilayah kota,” kata salah satu koordinator lapangan, Julianus Kepno.

Selain itu, Aliansi Cipayung, OKP, dan Ormas menyerukan kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pengelolaan lingkungan. Persoalan sampah, tata ruang kota, serta perbaikan drainase dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah bencana serupa.

“Kami mencermati bahwa tanggul sungai di Kali Heloima dan Hetuma membutuhkan perhatian serius. Lemahnya daya tampung kanal menjadi salah satu penyebab luapan air ke pemukiman warga,” tambah Opinus Asso, koordinator lapangan lainnya.

Aliansi juga membuka Posko Bantuan di Sekretariat Himpunan Mahasiswa Kabupaten Jayawijaya (HMKJ), Tongkonan. Posko ini menjadi pusat penyaluran bantuan logistik dan dukungan moral bagi para korban.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Jayawijaya dan para dermawan di mana pun berada untuk bergandengan tangan, menyalurkan bantuan melalui posko kami. Duka para korban adalah duka kita bersama. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan,” imbau Abang Fakri, koordinator lainnya.

Aliansi Cipayung, OKP, dan Ormas Jayawijaya menegaskan komitmennya untuk tetap mendampingi korban hingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Alamat Posko: Sekretariat HMKJ, Tongkonan, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Koordinator Lapangan: Julianus Kepno, Abang Fakri, Opinus Asso dan Penanggung Jawab: Aliansi Cipayung, OKP, dan Ormas Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. (*)

Redaksi Tomei

Recent Posts

Rencana Kantor Vertikal di Wamena Picu Polemik, HMPJ Desak Dialog Terbuka dan Perlindungan Hak Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Rencana pembangunan kantor vertikal di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan,…

1 jam ago

Proses Wabup Nduga Dinilai Tertutup, Pansus DPRK Desak Transparansi dan Buka Komunikasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Proses pengisian jabatan Wakil Bupati Kabupaten Nduga periode 2025–2030 menuai sorotan tajam.…

2 jam ago

Wapres Gibran Kunjungi Nabire Senin, Akses Wartawan Diduga Dibatasi

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nabire,…

12 jam ago

Festival Cap Go Meh Papua Tengah 2026 Resmi Ditutup, Pemprov Tegaskan Harmoni sebagai Fondasi Pembangunan

NABIRE, TOMEI.ID | Festival Cap Go Meh Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 resmi ditutup dalam…

12 jam ago

Panitia HUT dan Natal ke-21 Pemuda Baptis West Papua Resmi Dilantik di Wamena, Pengurus Tekankan Komitmen Sukseskan Agenda Besar 2026

WAMENA, TOMEI.ID | Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) dan Natal ke-21 Departemen Pemuda Baptis West…

13 jam ago

Pemprov Papua Tengah Gandeng 3 Bank Nasional, Dorong Percepatan Ekonomi dan Layanan Publik

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi…

14 jam ago