Berita

Amandus Gabou: Sukikai Selatan Butuh Perhatian Serius dari Pemerintah Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, Amandus Gabou, menegaskan bahwa Distrik Sukikai Selatan masih mengalami ketertinggalan serius dalam berbagai aspek layanan dasar, khususnya kesehatan dan infrastruktur.

Hal ini disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja perdana Pemerintah Kabupaten Dogiyai periode 2024–2029 ke distrik tersebut, Kamis (24/7/2025).

Kunjungan tersebut bertepatan dengan peluncuran penerbangan subsidi angkutan udara perdana menuju dua distrik terpencil, yakni Piyaiye dan Sukikai Selatan, menggunakan pesawat AMA dari Bandara Douw Aturure Nabire.

Dalam pertemuan bersama masyarakat dan pemerintah daerah di Lapangan Sukikai Selatan, Gabou menyampaikan kekhawatiran mendalam atas kondisi pelayanan kesehatan yang tidak memadai di wilayah itu.

“Banyak masyarakat di Sukikai Selatan meninggal karena tidak ada fasilitas kesehatan yang layak. Akses jalan juga belum menjangkau ibu kota distrik. Pemerintah harus segera beri perhatian serius,” ujarnya.

Sebagai Ketua Fraksi Gabungan DPRD Dogiyai, Gabou juga meminta pengadaan fasilitas pendukung seperti spotbit untuk memperlancar komunikasi dan kebutuhan pokok, terutama saat hari raya Natal.

“Masyarakat kesulitan berkomunikasi dan berbelanja kebutuhan penting, apalagi saat Natal dan Tahun Baru. Saya minta pemerintah segera bantu,” tambahnya.

Turut hadir dalam kunjungan ini Wakil Bupati Dogiyai, Yuliten Anow, Kristianus Tagi, Kepala Bidang Udara Dinas Perhubungan, Moses Magai (Plt. Kepala Distrik Piyaiye), dan Yoseph Kidou (Plh. Kepala Distrik Sukikai Selatan). [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mulai 19 Mei, Uncen Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur JMSB dan RPL 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Tanah Papua telah resmi…

3 jam ago

HIPMI Papua Pegunungan Gelar RAKERDA Perdana, Soroti Kemiskinan dan Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan resmi…

4 jam ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Semarang-Salatiga Tolak DOB, Tambang, dan Militerisasi Tanah Adat Papua

SEMARANG, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Semarang–Salatiga menegaskan penolakan terhadap rencana pemekaran…

4 jam ago

“Kami Bukan DPO di Negeri Sendiri” Mahasiswa Mimika Tuntut Keadilan atas Penembakan Warga Sipil di Tembagapura

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kemarahan dan duka masyarakat Papua kembali pecah di Kota Jayapura. Ikatan Pelajar…

4 jam ago

Mahasiswa Paniai di Manokwari Tolak DOB dan Tambang, Sebut Ancam Tanah Adat serta Masa Depan Papua Tengah

MANOKWARI, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Se-Indonesia asal Kabupaten Paniai Kota Studi Manokwari menyatakan penolakan tegas…

8 jam ago

Duka di Dekai: Dua Anggota TPNPB Yahukimo Dilaporkan Gugur, TPNPB Klaim Tembak Aparat Militer dalam Serangan Balasan

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Situasi konflik bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali memanas. Manajemen Markas…

8 jam ago