Berita

Anggota DPR Papua Tengah Desak Pemprov dan Pemkab Segera Atasi Masalah Sampah di Ibukota Provinsi

tomei.id | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah menyoroti penampakan tumpukan sampah raksasa yang tampak berserakan pada sejumlah  tempat di Nabire, ibu kota Provinsi Papua Tengah. 

Anggota DPR Papua Tengah, Yohanes Kemong mengatakan, hampir disetiap tempat Nabire tampak tercecer berbagai jenis sampah. Akibatnya sampah-sampah itu nyaris menutupi badan jalan bahkan berserakan di area sekitar pasar.

Baca Juga : Kedua Kali, Kepala Suku Bersama Pemuda Mapia Bersihkan Tapal Batas di Bukit Rindu 

“Hampir di Pasar Karang, pasar Kalibobo semua sampah penuh,”katanya redaksi tomei.id di Nabire, Selasa (14/1/2025).

Menurut Yohanes, penampakan tumpukan sampah pada sejumlah tempat di Kabupaten Nabire disebabkan karena tingkat kepedulian masyarakat setempat terhadap kebersihan nyaris merosot.

Kendati tumpukan sampah tampak berserakan memenuhi badan jalan namun pemerintah daerah dinilai berdiam diri dengan masalah sosial tersebut. Sehingga mulanya dijuluki sebagai kota jeruk ini menjadi trending topik kota sampah.

BACA JUGA : Yonathan Demme Tangdilintin Masuk Kloter Kedua Tubuh KPK Utusan Mendagri Jabat Kepala Daerah 

“Saya mendesak kepada pemerintah Provinsi dan Kabupaten Nabire untuk melakukan pembersihan. Kalau tidak, Papua Tengah dijuluki sebagai kota sampah. Apalagi ini ibu kota baru sehingga sampah ini harus menjadi fokus utama,”tegas Yohanes Kemong.

Kabupaten Nabire ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah oleh Pemerintah Pusat berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022 merupakan suatu kebanggaan. Karena itu, merawat dan memelihara ibu kota ini dengan cara menjaga kebersihan adalah tugas bersama. 

“Pemerintah Provinsi saya minta supaya atasi sampah yang ada kota Nabire. Saya keliling ini sampah-sampah paling banyak. Ini dinas pembersihan tata kota provinsi maupun kabupaten harus kerja keras atasi masalah sampah,”pungkasnya.

Redaksi Tomei

View Comments

Recent Posts

Ribuan Umat Padati Kali Yawei, Gereja St. Paulus Keniapa Raup Rp20,6 Juta dari Gotong Royong Iman

PANIAI, TOMEI.ID | Kawasan samping Kali Yawei di Kampung Keniapa, Distrik Yatamo, Kabupaten Paniai, berubah…

8 jam ago

Meki Nawipa Peluk Persipura di Tengah Kekalahan, Seluruh Pemain Akan Diundang ke Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyatakan akan mengundang seluruh pemain, pelatih, dan…

9 jam ago

Pemkab Dogiyai Genjot Pelatihan Ekonomi Rakyat, Tukang Ojek hingga UMKM Didorong Jadi Penggerak Usaha Lokal

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja terus…

9 jam ago

Persipura Gagal Promosi, Stadion Lukas Enembe Ricuh, Ambulans Brimob Dibakar

JAYAPURA, TOMEI.ID | Situasi di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, memanas usai Persipura Jayapura…

9 jam ago

BREAKING NEWS: Bintang Kejora Berkibar di Stadion Lukas Enembe Usai Persipura Tumbang 0-1 dari Adhyaksa FC

JAYAPURA, TOMEI.ID | Situasi di Stadion Lukas Enembe memanas usai Persipura Jayapura kalah 0-1 dari…

10 jam ago

Aksi Tolak PSN dan Militerisme di Manokwari Ricuh, Aparat Tembakkan Gas Air Mata ke Massa

MANOKWARI, TOMEI.ID | Aksi demonstrasi yang digelar Solidaritas Rakyat Papua Barat Bergerak untuk menolak Proyek…

14 jam ago