Berita

ASN Setda Papua Tengah Wajib Jalankan Program Gubernur dan Wagub

NABIRE, TOMEI.ID | Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Papua Tengah diminta menjalankan seluruh program serta visi dan misi Gubernur Papua Tengah secara penuh dan tanpa pengecualian sepanjang tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli II Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Papua Tengah, Herman Kayame, saat memberikan arahan pada apel pagi di Nabire, Senin (2/2/2026).

Dalam arahannya, Herman Kayame menegaskan bahwa ASN memiliki tanggung jawab moral dan spiritual dalam mengabdi kepada masyarakat, sehingga setiap amanah dan kepercayaan yang diberikan negara harus dijalankan dengan penuh kesungguhan, terutama dalam pelayanan publik.

Menurut Herman Kayame, disiplin kerja merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas pemerintahan serta keberhasilan pencapaian target pembangunan daerah, guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan berkelanjutan.

“Pada tahun ini seluruh program serta visi dan misi Bapak Gubernur harus diterapkan dan dijalankan 100 persen, sebagai komitmen kerja nyata seluruh ASN Papua Tengah,” tegas Herman Kayame.

Selain itu, Herman Kayame mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Setda Papua Tengah agar tetap menunjukkan komitmen dan tanggung jawab kerja dengan hadir serta melakukan absensi, meskipun tidak sedang menjalankan tugas khusus di kantor.

“Kehadiran dan kedisiplinan merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat yang harus dijaga setiap hari, demi pelayanan publik yang profesional dan berintegritas tinggi,” pungkasnya.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

3 jam ago

Tokoh Adat dan Pemda Nabire Sepakati Tolak Aksi Long March, Polisi Tetap Fasilitasi Demonstrasi

NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…

3 jam ago

785 Personel Dikerahkan, Polres Nabire Kunci Lima Titik Hadapi Aksi Front Rakyat Bergerak

NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…

4 jam ago

Frant Rakyat Bergerak Seruhkan Aksi Mogok di Nabire, Bakal Angkat Isu Freeport, Otsus, dan MRP

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyerukan aksi demonstrasi…

1 hari ago

Honai Tak Boleh Sunyi: Seruan Menyelamatkan Budaya Aplim Apom

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah laju zaman yang terus bergerak, budaya leluhur orang Aplim Apom…

1 hari ago

Jumat Agung di Tanah Luka: Salib Kristus dan Jeritan Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Jumat Agung seharusnya menjadi ruang hening untuk mengenang penderitaan Yesus Kristus. Namun…

1 hari ago