Berita

Atasi Penyakit Sosial, Bupati Dogiyai Himpun Tokoh Adat, DPRD dan TNI-Polri dalam Rakor Forkopimda

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Yudas Tebai mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, untuk memperkuat persatuan dan bersama-sama mencari solusi dalam mengatasi berbagai penyakit sosial yang selama ini terjadi di tengah masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Yudas Tebai dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar Pemerintah Kabupaten Dogiyai bersama tokoh masyarakat dari 10 distrik dan 79 kampung.

Rapat koordinasi tersebut menghadirkan berbagai unsur masyarakat mulai dari tokoh intelektual, kepala suku, anggota DPRD, unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hingga tokoh perempuan guna membahas langkah-langkah konkret dalam menangani berbagai persoalan sosial yang telah berlangsung lama di wilayah Kabupaten Dogiyai.

Dalam pertemuan tersebut, Yudas Tebai menegaskan bahwa tujuan utama rapat koordinasi adalah merumuskan solusi bersama agar masyarakat Dogiyai dapat hidup dalam suasana yang aman, damai, dan tertib.

“Kami mengundang seluruh elemen masyarakat untuk membahas persoalan sosial yang semakin meresahkan. Forum ini menjadi ruang bersama untuk merumuskan solusi, menyusun langkah strategis, dan menetapkan kesepakatan yang akan dilaksanakan secara kolektif,” ujar Yudas Tebai dalam pertemuan di Aula Gereja Kingmi Digikotu, Senin (16/3/2026).

Menurut Yudas Tebai, penanganan berbagai persoalan sosial di daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah semata, melainkan membutuhkan dukungan moral, pemikiran, serta partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.

Sebagai kepala daerah, pemerintah kabupaten Dogiyai dalam hal ini menilai keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, aparat keamanan, serta unsur masyarakat lainnya sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah Kabupaten Dogiyai.

“Saya menyadari sebagai manusia biasa tentu memiliki keterbatasan. Oleh karena itu dukungan moral, pemikiran, serta partisipasi seluruh masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencari jalan keluar bersama atas berbagai persoalan sosial yang telah berlangsung cukup lama,” kata Tebai.

Bupati Yudas Tebai juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor guna menekan berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Dogiyai.

Menurut Yudas Tebai, keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, serta aparat keamanan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan kehidupan sosial.

“Pemerintah daerah berharap seluruh tokoh masyarakat dapat menjadi motor penggerak dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Tebai.

Bupati Yudas Tebai menambahkan bahwa hasil pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat stabilitas sosial di Kabupaten Dogiyai.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Dogiyai berharap dapat melahirkan kesepakatan tertulis yang kuat sebagai landasan bersama dalam menekan berbagai penyakit sosial di tengah masyarakat.

Kesepakatan tersebut diharapkan mampu menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis serta mendukung terciptanya stabilitas daerah yang kondusif bagi pembangunan di Kabupaten Dogiyai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Sambut HUT Ke-81 RI, Dukcapil Papua Tengah dan Nabire Buka Layanan Adminduk Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil dan…

3 jam ago

Fraksi Demokrat Kritik Kinerja Pemprov Papua Pegunungan, Soroti Serapan APBD dan Kemiskinan

WAMENA, TOMEI.ID | Fraksi Demokrat DPR Papua Pegunungan mengkritik kinerja Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam…

5 jam ago

Deinas Geley Turun ke Jalan Bagikan Bendera, Ajak Warga Papua Tengah Semarakkan HUT Ke-81 RI

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, turun langsung ke jalan di Nabire,…

6 jam ago

Dinkes Papua Tengah Matangkan Renja 2027, Strategi “SPM 2+1” Jadi Penguatan Layanan di Delapan Kabupaten

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah mematangkan Rencana Kerja (Renja) 2027 dengan…

6 jam ago

HUT Ke-81 RI di Papua Tengah, Persiapan Capai 80 Persen

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)…

1 hari ago

Dinkes Papua Tengah Perkuat Integrasi Layanan Primer, 150 Puskesmas Jadi Sasaran Penguatan Kapasitas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan memperkuat Integrasi Layanan Primer…

1 hari ago