Berita

HUT Ke-81 RI di Papua Tengah, Persiapan Capai 80 Persen

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 terus dimatangkan. Hingga awal Agustus, kesiapan pelaksanaan agenda utama dan berbagai kegiatan pendukung telah mencapai 70 hingga 80 persen.

Pemprov Papua Tengah menargetkan seluruh rangkaian peringatan berjalan terkoordinasi, tertib, dan melibatkan masyarakat luas. Peluncuran resmi seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, meski sejumlah perlombaan telah lebih dahulu digelar karena membutuhkan tahapan penyisihan.

Ketua Panitia HUT ke-81 RI Provinsi Papua Tengah, Alanthino Wiay, mengatakan percepatan sejumlah perlombaan dilakukan untuk menyesuaikan jumlah peserta dan sistem pertandingan.

“Beberapa kegiatan kami mulai lebih awal karena membutuhkan babak penyisihan dan jumlah peserta cukup banyak. Namun launching resmi seluruh rangkaian kegiatan tetap dilaksanakan pada 8 Agustus,” ujar Alanthino saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/8/2026).

Alanthino menjelaskan, kepanitiaan dibentuk secara terpusat agar seluruh agenda dapat dikendalikan dan dikoordinasikan dengan baik.

Sekretariat panitia berada di bawah koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Wakil Ketua I bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Side Event, sedangkan Wakil Ketua II yang dijabat Asisten III mengoordinasikan Main Event atau agenda kenegaraan.

Menurut Alanthino, rangkaian HUT ke-81 RI dibagi menjadi dua kelompok besar, yakni Main Event dan Side Event.

Main Event meliputi pengukuhan Paskibraka, Taptu dan Pawai Obor, Renungan Suci, Upacara Detik-Detik Proklamasi, Upacara Penurunan Bendera Merah Putih hingga Resepsi Kenegaraan.

Sementara Side Event diisi berbagai perlombaan olahraga, seni, budaya, kreativitas dan kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan perangkat daerah serta masyarakat umum.

Sejumlah pertandingan olahraga bahkan telah berlangsung. Turnamen Bola Voli Putra dan Putri di Lapangan Forest Nabire dimulai sejak 5 Agustus dengan sistem gugur. Kompetisi futsal juga telah memasuki babak 16 besar dan dikoordinasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Cabang lainnya yang disiapkan meliputi balap sepeda atau Fun Bike, bola basket, tarik tambang, balap karung, estafet keranjang, Video Content Creator, Video Dokumenter, Karya AI Generatif, Stand Up Comedy, Puisi Kemerdekaan hingga Tari Yospan.

Panitia juga menggelar Jalan Sehat dan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat. Agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus membangun partisipasi publik dalam menyambut hari kemerdekaan.

Jalan Sehat akan dimulai dari halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, menyusuri Jalan Merdeka dan Jalan Pepera menuju Tugu Cenderawasih, kemudian melintasi kawasan Pantai Nabire sebelum kembali ke Kantor Gubernur.

Peserta dibagi dalam kategori perangkat daerah (OPD) dan kategori umum yang melibatkan TNI, Polri, BUMN, BUMD, organisasi, komunitas hingga masyarakat luas. Setiap perlombaan dikoordinasikan perangkat daerah sesuai bidang masing-masing.

Sementara itu, persiapan agenda kenegaraan juga terus berjalan. Para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) telah menjalani pelatihan intensif dan kini berada di lokasi karantina di bawah pembinaan bersama Korem 172/Praja Wira Yudha dan Badan Kesbangpol.

Rangkaian agenda kenegaraan diawali dengan Pengukuhan Paskibraka, kemudian Taptu dan Pawai Obor pada 16 Agustus sore. Selanjutnya, tepat pukul 00.00 WIT pada 17 Agustus, digelar Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan.

Puncak peringatan HUT ke-81 RI berlangsung pada 17 Agustus 2026 melalui Upacara Detik-Detik Proklamasi di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah. Persiapan dimulai pukul 08.30 WIT, sedangkan upacara dijadwalkan berlangsung pukul 09.30 WIT.

Setelah itu, rangkaian kenegaraan dilanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada sore hari dan ditutup melalui Resepsi Kenegaraan pada malam hari.

Alanthino menegaskan, peringatan HUT Kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, nasionalisme, kebersamaan, sekaligus menghormati jasa para pahlawan.

“Momentum Hari Kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan, sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan seluruh masyarakat Papua Tengah,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Sambut HUT Ke-81 RI, Dukcapil Papua Tengah dan Nabire Buka Layanan Adminduk Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil dan…

1 hari ago

Fraksi Demokrat Kritik Kinerja Pemprov Papua Pegunungan, Soroti Serapan APBD dan Kemiskinan

WAMENA, TOMEI.ID | Fraksi Demokrat DPR Papua Pegunungan mengkritik kinerja Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam…

1 hari ago

Deinas Geley Turun ke Jalan Bagikan Bendera, Ajak Warga Papua Tengah Semarakkan HUT Ke-81 RI

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, turun langsung ke jalan di Nabire,…

1 hari ago

Dinkes Papua Tengah Matangkan Renja 2027, Strategi “SPM 2+1” Jadi Penguatan Layanan di Delapan Kabupaten

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah mematangkan Rencana Kerja (Renja) 2027 dengan…

1 hari ago

Dinkes Papua Tengah Perkuat Integrasi Layanan Primer, 150 Puskesmas Jadi Sasaran Penguatan Kapasitas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan memperkuat Integrasi Layanan Primer…

2 hari ago

Deinas Geley Peringatkan Warga Jangan Percaya Oknum Tim Pemekaran yang Pungut Uang

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, meminta masyarakat di delapan kabupaten tidak…

3 hari ago