Berita

Bekies Kogoya Angkat Bicara Usai Wartawan Dilarang Masuk Ruang Sidang

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah Wartawan di Nabire, Provinsi Papua Tengah dilarang masuk ke dalam ruangan sidang paripurna DPR Papua Tengah saat digelar sidang penetapan pasangan Meki Nawipa-Deinas Geley sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025-2030 pada Senin, (10/3/2025).

Penalaran itu dilontarkan oleh salah satu staf oknum sekretariat dewan ketika wartawan hendak masuk ke ruangan sidang guna meliput sidang penetapan.

BACA JUGA : Pj Gubernur Papua Tengah Hadiri Sidang Paripurna Penetapan Gubernur  dan Wakil Gubernur Terpilih

Menanggapi aksi penalaran itu, Wakil Ketua III DPR Papua Tengah, Bekies Kogoya buka bicara.

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah, Bekies Kogoya menegaskan, dalam situasi darurat sekalipun akses peliputan wartawan harus diutamakan.

“Dalam situasi darurat sekalipun wartawan tidak boleh dihadangi oleh siapapun. Karena wartawan itu sangat penting,”tegas Bekies kepada awak media usai sidang penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Senin, (10/2/2025).

Ia mengaku baru dengar informasi itu usai sidang paripurna. Untuk itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers. 

“Kami tidak sengaja tutup pintu. Tetapi ini semua terbuka untuk umum dan kami sangat membutuhkan media. Jadi kami tidak larang wartawan,”ujar Kogoya.

BACA JUGA : Sah, Meki Nawipa dan Deinas Geley Ditetapkan Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah

Ia mengatakan bahwa, akan koordinasi dengan jajaran DPR dan staf Sekertariat Dewan agar kedepan media diutamakan dalam rangkaian kegiatan.

“Jadi, saya tidak pilih media ini dan itu tapi semua itu sama. Dengan tujuan membantu kami untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan seperti ini di mana saja, pasti kita membutuhkan media ya,”katanya.Ia menambahkan, masalah yang terjadi di Provinsi Papua Tengah pasti dibutuhkan peran media. 

“Jadi, apa yang kita lakukan hari ini, masyarakat di kampung-kampung tidak tahu. Tapi lewat media mereka bisa lihat, baca dan ketahui semuanya,”pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dogiyai Kembali Berdarah: Siang 3 Warga Tewas, Malam Anak 11 Tahun Tertembak—Dugaan Kekerasan Aparat Picu Krisis Kemanusiaan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kembali dilanda kekerasan yang mempertegas rapuhnya situasi keamanan…

6 jam ago

LPPD 2025 Papua Tengah Catat Kenaikan IPM, Pemerintah Akui Kinerja Membaik di Tengah Tantangan Daerah Baru

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melaporkan adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)…

6 jam ago

Koalisi HAM Papua Desak Aparat Hentikan Operasi Keamanan di Dogiyai, Desak Bentuk Tim Pencari Fakta

JAYAPURA, TOMEI.ID | Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua secara resmi mendesak…

6 jam ago

Gereja GIDI Jemaat Injil Jerusalem Dekai Lantik Badan Pekerja, Tegaskan Komitmen Pelayanan di Tengah Situasi Keamanan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Yahukimo, Klasis Dekai, melalui Jemaat Injil…

8 jam ago

Gubernur Papua Tengah Sampaikan LKPJ 2025 di DPR, Akui Kinerja Pemerintahan Lampaui Target Pendapatan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)…

9 jam ago

Earth Hour Jayapura Gelar Aksi Jalanan, Serukan Penyelamatan Cycloop Lewat Gerakan “Switch Off 2026”

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Earth Hour Jayapura menggelar aksi street campaign pada Sabtu (28/3/2026) pukul…

9 jam ago