NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua III, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah, Bekies Kogoya mengatakan, sebagai legislator pihanya bakal melakukan fungsi pengawasan untuk mengawal program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah selama lima tahun kedepan.
Hal itu disampaikan Bekies usai dilantik empat pimpinan ketua definitif DPR PT termasuk dirinya oleh Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, Kamis (6/3/2025).
“Kami sebagai fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan pasti kita kawal bersama-sama dan kolaborasi bersinergi antar kami DPR dengan Pemeintah Provinsi tetap akan jalan untuk mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,”ujar Bekies Kogoya.
Bekies mengaku bakal lebih fokus mendorong program pembangunan infrastruktur di wilayah Papua Tengah guna terwujudnya kesejahteraan masyrakat.
“Jadi, terutama infrastruktur jalan dan pembangunan menjadi fokus utama kami kedepan untuk diwilayah Papua khusus Papua bagian pegununan,”katanya.
Hal tersebut menjadi fokus utama DPR, karena harga ekonomi di wilayah Papua bagian gunung dinilai sangat mahal. Menurutnya, hal itu disebabkan karena pembangunan infrastruktur jalan belum tersentuh baik.
“Kami berharap dengan kerjasama yan baik bersama Pemprov Papua Tengah, kita bisa mengatasi masalah ekonomi di wilayah Papua Tengah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik kedepan,”pungkasnya. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua, Selpius Bobii, menyerukan penghentian perang suku…
NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua, Selpius Bobii, melontarkan tudingan keras terhadap…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Panitia Rapat Umum Anggota (RUA) Ke-XIII Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Koordinator…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Dogiyai resmi menggelar Rapat Kerja Kabupaten…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Alexander Universitas Cenderawasih…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Desakan terhadap aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penembakan warga sipil…