Berita

BEM dan DPM FMIPA Uncen Resmi Dilantik, Siap Wujudkan Kepemimpinan Progresif dan Inklusif

JAYAPURA – TOMEI.ID| Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih (UNCEN) resmi melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) periode 2025/2026.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula FMIPA, Kampus Wolker, Waena, Kota Jayapura, Papua, pada Kamis (17/4) siang WIT.

Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi arah baru kepemimpinan mahasiswa di lingkungan FMIPA yang diharapkan mengusung semangat progresif, inklusif, dan kolaboratif dalam mewujudkan perubahan nyata.

BACA JUGA : Persido Dogiyai Amankan Juara Tiga Usai Tundukkan Persipuja 3-2

Acara tersebut dihadiri oleh Pembantu Dekan III FMIPA, Alvian Sroyer, S.Si., M.Si., Presiden Mahasiswa UNCEN, Ketua BEM dan MPM Universitas, perwakilan pengurus BEM dan DPM dari delapan fakultas lainnya, serta ratusan mahasiswa FMIPA.

Setelah pembacaan Surat Keputusan pengangkatan oleh Pembantu Dekan III, pelantikan dilanjutkan dengan sambutan yang menekankan pentingnya tanggung jawab organisasi.

“Pelantikan ini bukan hanya seremoni, tetapi awal dari komitmen dan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas dan kerja kolektif,” ujar Alvian Sroyer.

BACA JUGA : TNI Lancarkan Serangan Udara di Puncak Jaya, Rumah Warga Sipil Diduga Jadi Sasaran

Ia juga mendorong pengurus untuk menyeimbangkan pencapaian akademik dengan pengembangan diri dalam organisasi.

Sementara itu, Ketua BEM FMIPA terpilih, Jepron Ben Wenda, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan yang sebelumnya sempat tertunda. Dalam pidatonya, ia menegaskan komitmen BEM untuk merangkul seluruh elemen mahasiswa tanpa memandang latar belakang.

“Visi besar kami adalah Bersatu untuk Maju Bersama. Kebersamaan adalah fondasi sinergi yang kuat, dan kami akan memastikan semua suara mahasiswa didengar,” ungkap Jepron.

Presiden Mahasiswa UNCEN, Yanes Hisage, dalam sambutannya menekankan bahwa kepemimpinan adalah tentang tanggung jawab, bukan sekadar posisi. Ia mendorong pengurus baru untuk membangun kemitraan strategis yang memperkuat gerakan mahasiswa.

“Jadilah pemimpin yang mampu menjaga kepercayaan, menjalin kemitraan, dan membawa perubahan. Organisasi adalah ruang pembelajaran karakter dan konsistensi,” katanya.

Pelantikan ini juga menjadi ajang apresiasi bagi pengurus periode sebelumnya yang telah memberikan kontribusi penting dalam dinamika organisasi. Diharapkan, pengurus baru mampu melanjutkan dan menyempurnakan program kerja yang telah berjalan, dengan pendekatan yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Dengan semangat baru yang diusung, BEM dan DPM FMIPA UNCEN periode 2025/2026 diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan atmosfer kampus yang aktif, progresif, dan berdampak positif bagi pengembangan fakultas maupun universitas secara keseluruhan. (*).

Redaksi Tomei

Recent Posts

Masyarakat Kali Biru Tolak Pembangunan Pos Militer, Sampaikan Lima Tuntutan

DEKAI, TOMEI.ID | Puluhan warga, mahasiswa, dan aktivis lingkungan di Kabupaten Yahukimo menggelar aksi penolakan…

8 jam ago

China Berencana Bangun Pusat Sekolah Vokasi dan Pengembangan Padi di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah China berencana membangun pusat sekolah vokasi dan pusat pengembangan padi berbasis…

15 jam ago

Pemkab Manokwari Perkuat Gerakan BERLIAN untuk Kejar Target Imunisasi Anak 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat…

16 jam ago

Meksiko Tundukkan Afrika Selatan 2-0, Dua Pemain Lawan Digusur Kartu Merah

MEKSIKO, TOMEI.ID | Timnas Meksiko membuka kiprahnya di Grup A Piala Dunia 2026 dengan kemenangan…

24 jam ago

Meksiko Dominan, Tutup Babak Pertama dengan Keunggulan 1-0 atas Afrika Selatan

MEKSIKO, TOMEI.ID | Timnas Meksiko menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Afrika Selatan setelah…

1 hari ago

FIFA Diminta Bayar Rp1,7 Miliar kepada Wasit Afrika yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026

MEKSIKO, TOMEI.ID | FIFA didesak memberikan kompensasi sebesar US$100 ribu atau sekitar Rp1,7 miliar kepada…

1 hari ago