Berita

Bentrok Dengan Mahasiswa di Lingkungan Kampus Uncen, Tiga Polisi Luka dan Satu Mobil Terbakar

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aksi demonstrasi damai yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, berujung bentrok antara massa aksi dan aparat kepolisian, Kamis (22/5/2025).

Aksi ini digelar di kawasan Gapura masuk kampus Uncen, Perumnas III Waena, sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap kebijakan internal kampus.

Menurut keterangan di lokasi, awalnya massa mahasiswa menggelar aksi dengan tertib. Namun situasi mulai memanas setelah aparat kepolisian memasuki lingkungan kampus dengan menggunakan kendaraan taktis, termasuk mobil Dalmas dan Water Cannon, untuk membubarkan aksi.

Tindakan aparat ini memicu ketegangan dan bentrokan pun tak terhindarkan. Akibat kericuhan tersebut, tiga anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka dan satu unit mobil dalmas terbakar.

Mahasiswa menilai kehadiran polisi di dalam area kampus sebagai bentuk pelanggaran terhadap prinsip otonomi kampus.

“Kampus Uncen adalah ruang akademik, bukan ruang intervensi atau lahan bisnis. Ketika terjadi masalah antara mahasiswa dan lembaga, seharusnya diselesaikan secara dialogis dalam koridor kampus,” ujar salah satu mahasiswa peserta aksi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak rektorat Universitas Cenderawasih maupun dari kepolisian terkait insiden tersebut.

Pihak mahasiswa mendesak agar aparat tidak lagi masuk ke lingkungan kampus untuk merespons aksi demonstrasi, mengingat pentingnya menjaga iklim demokrasi dan kebebasan berekspresi di institusi pendidikan tinggi. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Deinas Geley Tinjau Asrama dan RS Imanuel, Targetkan Perbaikan Layanan Pendidikan dan Kesehatan di Puncak Jaya

PUNCAK JAYA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, meninjau pembangunan gedung asrama, mengunjungi…

31 menit ago

Ukkas Buka Sosialisasi Rencana Pangan Papua Tengah, Implementasi Program Jadi Tantangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti pada peningkatan…

14 jam ago

Sweeping Alat Tajam di Dogiyai Jadi Sorotan, Kepala Distrik Kamuu dan 8 Kampung Temui Polisi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe bersama perwakilan 8 kepala kampung menemui aparat…

14 jam ago

Kepala BKPSDM: Mutasi ASN Antar-OPD Papua Tengah Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah,…

16 jam ago

Delapan Tahun Deklarasi Manokwari, Karhutla Mengancam Papua: YLBHI Desak Darurat Bencana dan Penghentian PSN Merauke

JAYAPURA, TOMEI.ID | Delapan tahun setelah Deklarasi Manokwari tentang perlindungan hutan Papua ditandatangani, kebakaran hutan…

18 jam ago

Darki Uropmabin: Mahasiswa Papua Harus Ambil Peran dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aktivis mahasiswa Papua sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Universitas Cenderawasih (Uncen), Darki…

18 jam ago