Berita

Bobon Santoso Ditolak di Wamena, Aktivis Pribumi: Papua Pegunungan Butuh Pendidikan, Kesehatan, dan Lapangan Kerja

WAMENA, TOMEI.ID | Kehadiran kreator konten Bobon Santoso melalui kegiatan Kuali Merah Putih di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (23/7/2026), mendapat penolakan dari Aktivis Forum Pribumi Papua Pegunungan. Mereka menilai masyarakat Papua lebih membutuhkan pemenuhan hak-hak dasar dibanding kegiatan yang bersifat seremonial.

Pernyataan tersebut disampaikan Aktivis Forum Pribumi Papua Pegunungan, Betho Erama, sebagai respons atas agenda Bobon Santoso di Wamena.

Menurut Betho, prioritas pembangunan di Papua seharusnya difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, serta penegakan hukum yang adil bagi seluruh masyarakat.

“Papua Pegunungan tidak membutuhkan Kuali Merah Putih. Papua membutuhkan pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan penegakan hukum yang adil bagi seluruh rakyat Papua,” tegas Betho.

Ia juga menolak berbagai bentuk aksi tandingan yang dinilai tidak menghormati budaya, nilai, dan martabat masyarakat Papua.

“Kami menyatakan dengan tegas: menolak segala bentuk aksi tandingan yang tidak berpihak pada kepentingan dan aspirasi masyarakat Papua,” ujarnya.

Betho menegaskan pembangunan di Papua harus menjawab persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, bukan sekadar menghadirkan kegiatan yang bersifat simbolis.

Ia juga mengajak masyarakat Papua menjaga persatuan dan menyampaikan aspirasi secara damai serta bermartabat.

“Papua butuh keadilan, bukan sekadar proyek. Papua butuh pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan yang berkeadilan,” katanya.

Menutup pernyataannya, Betho meminta pemerintah mengedepankan dialog, keadilan, kesejahteraan, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat Papua dalam setiap kebijakan pembangunan di Tanah Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda KINGMI Serukan Generasi Muda Paniai Jauhi Miras, Narkoba dan Perilaku Berisiko

PANIAI, TOMEI.ID | Departemen Pemuda Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menggelar longmarch damai…

11 jam ago

Dies Natalis ke-1 Mepa Boarding School, Pemprov Papua Tengah Dorong Penguatan Pendidikan dan Karakter

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Mepa Boarding School memperkuat fondasi pendidikan,…

11 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Ditreskrimum Usut Penyerangan Anggota Polsek Kamuu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah mengerahkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu…

11 jam ago

Perubahan APBD Dogiyai 2026 Diuji: Jangan Besar di Atas Kertas, Kecil Manfaat di Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | DPRK Dogiyai bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang…

12 jam ago

70 Suspek Campak di Manokwari, Mince Wilil Dorong Respons Cepat dan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, menekankan…

16 jam ago

Macuan Perkuat Respons KLB Campak, ORI Ditargetkan Capai 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puskesmas Macuan, Distrik Masni Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memperkuat kesiapan penanggulangan…

16 jam ago