Screenshot
JAYAPURA, TOMEI.ID | Situasi di Stadion Lukas Enembe memanas usai Persipura Jayapura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC dalam laga penentuan promosi Liga 1 yang berlangsung Jumat (8/5/2026).
Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, sejumlah penonton dilaporkan turun ke area lapangan dan mengibarkan bendera Bintang Kejora di tengah stadion.
Aksi tersebut terjadi di hadapan puluhan ribu suporter yang memadati stadion dan langsung memicu sorakan keras dari berbagai tribun penonton.
Atmosfer pertandingan yang sebelumnya dipenuhi ketegangan duel sepak bola berubah menjadi situasi emosional setelah Persipura gagal mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
Sejumlah massa terlihat bergerak menuju tengah lapangan sesaat setelah pemain meninggalkan arena pertandingan. Situasi stadion sempat dipenuhi teriakan, sorakan, dan luapan kekecewaan dari suporter yang hadir menyaksikan laga penting tersebut.
Momen pengibaran Bintang Kejora di stadion terbesar di Papua itu segera menyita perhatian publik karena terjadi di tengah tingginya tensi pertandingan serta kekecewaan suporter terhadap hasil akhir laga.
Pertandingan antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC sebelumnya berlangsung sengit dan penuh tekanan karena menjadi laga penentuan promosi menuju Liga 1 musim depan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan maupun panitia pelaksana pertandingan terkait insiden pengibaran bendera tersebut. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata kelola koperasi simpan pinjam lintas…
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan…
NABIRE, TOME.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus memperluas akses energi bersih bagi masyarakat…
TIMIKA, TOMEI.ID | Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Papua Tengah, Silwanus Sumule, mendorong para pengelola…
DEKAI, TOME.ID | Ibadah syukuran atas pengukuhan Tery Wahla, sebagai Kepala SD Negeri Duram berlangsung…
NABIRE, TOMEI.ID | Keluarga besar Boma/Kedeikoto dari Kotomoma, Wiyogei, Modio, Kitakebo, dan Waihai menyatakan menolak…