Berita

Brigjend Abraham Boma Wafat, TPNPB Nyatakan Duka Nasional dan Tetapkan sebagai Pahlawan Perjuangan

NABIRE, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, Rabu (11/2/2026), secara resmi mengumumkan duka nasional atas wafatnya Brigjend Abraham Boma, Komandan Kompi Markas Batalyon VI Yewokogopa Ewakida, TPNPB Kodap XIII Kegapa Nipouda Paniai.

Pengumuman tersebut disampaikan berdasarkan laporan resmi dari Pangkodap TPNPB Kodap XIII Kegapa Nipouda Paniai. Abraham Boma meninggal dunia di kampung halamannya, Kotomoma, pada Rabu, 11 Februari 2026, setelah mengalami sakit selama enam bulan. Dalam keterangan resmi disebutkan, almarhum diduga mengalami keracunan dari barang kios yang dikonsumsi, hingga kondisinya terus menurun dan akhirnya tidak tertolong.

Sebelum menjabat sebagai Komandan Kompi Markas, Abraham Boma dikenal sebagai perwira lapangan yang aktif dalam struktur komando. Almarhum pernah menjabat sebagai Komandan Pos 1 Ogiyai Butu, kemudian dipercaya memimpin Batalyon IV Edimigouda Boma, hingga akhirnya diangkat sebagai Komandan Kompi Markas Batalyon VI Yewokogopa Ewakida.

Penunjukan tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan atas loyalitas dan dedikasi almarhum dalam struktur perjuangan TPNPB Kodap XIII Kegapa Nipouda Paniai yang telah dijalani dengan konsisten selama bertahun-tahun.

Dalam siaran persnya, Manajemen TPNPB Kodap XIII Kegapa Nipouda Paniai menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga besar serta seluruh simpatisan perjuangan.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya komandan terbaik kami. Semangat dan patriotisme almarhum akan tetap hidup bersama kami dalam perjuangan merebut hak kedaulatan bangsa Papua di atas tanah sendiri,” demikian pernyataan resmi yang diterima redaksi.

Manajemen juga menyebut Abraham Boma sebagai sosok yang mengorbankan hidup dan pengabdiannya demi membela apa yang mereka sebut sebagai perjuangan sejarah bangsa Papua yang diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya.

Ditetapkan sebagai Pahlawan Perjuangan
Dalam pernyataan lanjutan, TPNPB menyatakan bahwa jasa perjuangan Abraham Boma patut dikenang sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa Papua. Mereka menyebut almarhum sebagai pahlawan dalam konteks perjuangan organisasi.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

TPNPB Kodap XIII Kegapa Nipouda Paniai menegaskan bahwa semangat perjuangan almarhum akan terus dikenang oleh jajaran pasukan dan simpatisan mereka di seluruh wilayah operasi dan basis pertahanan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Ukkas Buka Sosialisasi Rencana Pangan Papua Tengah, Implementasi Program Jadi Tantangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti pada peningkatan…

12 jam ago

Sweeping Alat Tajam di Dogiyai Jadi Sorotan, Kepala Distrik Kamuu dan 8 Kampung Temui Polisi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe bersama perwakilan 8 kepala kampung menemui aparat…

12 jam ago

Kepala BKPSDM: Mutasi ASN Antar-OPD Papua Tengah Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah,…

14 jam ago

Delapan Tahun Deklarasi Manokwari, Karhutla Mengancam Papua: YLBHI Desak Darurat Bencana dan Penghentian PSN Merauke

JAYAPURA, TOMEI.ID | Delapan tahun setelah Deklarasi Manokwari tentang perlindungan hutan Papua ditandatangani, kebakaran hutan…

16 jam ago

Darki Uropmabin: Mahasiswa Papua Harus Ambil Peran dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aktivis mahasiswa Papua sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Universitas Cenderawasih (Uncen), Darki…

16 jam ago

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

1 hari ago