Berita

Bupati Dogiyai Tekankan APBD Perubahan 2025 sebagai Instrumen Strategis Pembangunan Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, menegaskan bahwa pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2025 bukan sekadar urusan administratif, melainkan harus diposisikan sebagai instrumen strategis untuk mengarahkan pembangunan daerah sekaligus menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Yudas dalam Sidang Paripurna DPRD Dogiyai yang digelar di Aula PUPR Kabupaten Nabire, Selasa (30/9/2025).

Sidang tersebut mengusung agenda utama penyampaian nota keuangan dan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2025. Sidang dihadiri Sekretaris Daerah Dogiyai, Drs. Petrus Agapa, M.Si., pimpinan DPRD beserta Wakil Ketua I, II, dan III, anggota dewan, jajaran kepala OPD, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Yudas menekankan pentingnya kolaborasi eksekutif dan legislatif dalam menetapkan APBD Perubahan. Ia berharap forum ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD demi tercapainya tujuan pembangunan yang telah dicita-citakan bersama.

Yudas menjelaskan bahwa penyusunan APBD Perubahan 2025 berpedoman pada Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025, serta Peraturan Bupati Dogiyai Nomor 16 Tahun 2025 mengenai Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Ia juga menyoroti kendala fiskal yang dihadapi daerah, termasuk tidak tersalurkannya dana perimbangan secara penuh dari pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir, yang berdampak pada tertundanya sejumlah program prioritas bahkan pembatalan beberapa kegiatan.

“Melalui APBD Perubahan, kami berupaya agar program dan kegiatan tetap berjalan maksimal sehingga memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat Dogiyai,” tegas Yudas.

Dari pihak legislatif, Wakil Ketua I DPRD Dogiyai, Vitalis Kegiye, yang mewakili Ketua DPRD, menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam menyusun APBD Perubahan. Menurutnya, kerja sama antara DPRD dan eksekutif kini mulai terlihat lebih nyata.

Bupati Yudas menegaskan bahwa pembahasan APBD Perubahan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, menjadi solusi mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sidang paripurna terbuka ini merupakan bagian dari mekanisme politik anggaran yang wajib dilalui sesuai peraturan perundang-undangan.

“Proses ini tidak hanya memerlukan kecermatan teknis, tetapi juga keberanian politik dalam menentukan prioritas pembangunan. APBD Perubahan 2025 harus menjadi instrumen kebijakan yang menopang pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, dan penguatan ekonomi masyarakat Dogiyai,” kata Yudas menutup sambutannya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

8 menit ago

459 Kasus Tercatat, Polda Papua Tengah akan Gelar Operasi Pekat Noken 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah akan menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Noken 2026 selama…

3 jam ago

TPNPB Ancam Karyawan Freeport yang Ikut Latsarmil Komcad di Rindam Cenderawasih

NABIRE, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB)…

3 jam ago

Dies Natalis ke-12 Asrama Yahukimo Jayapura Soroti Perhatian Pemkab

JAYAPURA, TOMEI.ID | Asrama Mahasiswa Putra Yahukimo di Jayapura memperingati Dies Natalis ke-12 dengan mengangkat…

3 jam ago

Wabup Burhanuddin Minta Kantor Sementara Kodim 1705/Nabire Harus Jadikan Rumah Pengabdian

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawenari, meminta jajaran Kodim 1705/Nabire menjadikan kantor…

4 jam ago

Kodim 1705/Nabire Pindah ke Gedung KNPI, Dandim Ungkap Penataan Kekuatan Pertahanan

NABIRE, TOMEI.ID | Kodim 1705/Nabire mulai menempati Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Lama,…

4 jam ago