Berita

Bupati Jayapura Ingatkan Siswa SMPN 2 Sentani Jauhi Narkoba Saat Natal Sekolah

JAYAPURA, TOMEI.ID | Bupati Jayapura, Yunus Wonda, hadir langsung dalam Ibadah Perayaan Natal SMP Negeri 2 Sentani bersama para alumni, Selasa (2/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Yunus Wonda menegaskan kepada siswa pentingnya menjauhi narkoba, minuman beralkohol, dan pergaulan bebas sebagai bagian membangun masa depan.

“Natal adalah saat tepat menebar kasih, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan karakter siswa. Jika kalian ingin menjadi pemimpin di negeri ini, jauhi hal-hal yang merusak masa depan,” ujar Bupati Wonda.

Bupati juga mendorong para alumni untuk terus aktif mendukung sekolah, menjaga nama baik almamater, dan berperan sebagai teladan bagi generasi muda di Papua. Menurutnya, keterlibatan alumni dalam kegiatan sekolah memperkuat jaringan pendidikan serta menumbuhkan semangat gotong royong.

Di tempat yang sama, Kepala SMPN 2 Sentani, Kelasina Yanggroserai, menegaskan bahwa perayaan Natal bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan momen memperkuat ikatan antara sekolah dan alumni sekaligus menanamkan nilai karakter bagi generasi muda.

“Perayaan ini mengajak setiap warga sekolah untuk menebarkan kasih, memperkuat persaudaraan, dan menjadikan harapan sebagai kekuatan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kelasina.

SMPN 2 Sentani, berdiri sejak 1979, kini telah berusia 46 tahun dengan 43 angkatan alumni yang tersebar dan berkiprah di Papua. Kepala sekolah mengajak guru dan alumni menjaga semangat kebersamaan dan terus mendukung kemajuan almamater.

Selain ibadah, kegiatan dimeriahkan dengan pertunjukan seni dari siswa, seperti nyanyian rohani, drama Natal, dan tarian tradisional Papua. Kegiatan ini menjadi wahana menumbuhkan kreativitas dan kerja sama di antara siswa, sekaligus menampilkan kekayaan budaya lokal.

Perayaan Natal SMPN 2 Sentani tahun ini mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Kelahiran Allah Memberi Damai dan Meningkatkan Kebersamaan Keluarga Besar SMPN 2 Sentani.”

Acara diakhiri dengan doa bersama dan pembagian bingkisan Natal kepada siswa berprestasi serta anak-anak kurang mampu, sebagai wujud kepedulian sosial sekolah terhadap warga sekitar. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dan nilai kemanusiaan berjalan beriringan dengan prestasi akademik.

Acara berlangsung meriah di halaman sekolah, menjadi momen penting memperkuat persaudaraan antara siswa, guru, dan alumni, sekaligus menegaskan nilai kebersamaan dan kepedulian antarwarga sekolah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Berdiri dengan Satu Kaki, Deki Degei Menopang Mimpi yang Tak Pernah Pincang

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah khidmatnya upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, perhatian ratusan…

24 menit ago

Hardiknas 2026 di Nabire, Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Pendidikan Inklusif Jadi Prioritas Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi menetapkan pendidikan inklusif sebagai pilar utama…

45 menit ago

Mahasiswa Papua di Jayapura Soroti 1 Mei 1963, Angkat Isu Sejarah, HAM, dan Hak Penentuan Nasib Sendiri

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Asrama Yame-Owaa Kabupaten Paniai di Kota Studi…

14 jam ago

Ratusan Massa Ikuti Mimbar Bebas 1 Mei di Manokwari, KNPB Mnukwar Soroti HAM dan Situasi Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Mnukwar bersama mahasiswa dan elemen masyarakat…

15 jam ago

KNPB Balim–Wamena Gelar Diskusi Peringatan 1 Mei, Angkat Isu Kemanusiaan di Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim–Wamena menggelar diskusi mimbar bebas dalam…

15 jam ago

KOMPASS Soroti 1 Mei 1963, Nilai Proses Integrasi Papua Belum Cerminkan Kedaulatan Rakyat

SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) menyampaikan pernyataan sikap dalam momentum peringatan 1…

15 jam ago