Berita

Bupati Mesak Magai Kucurkan Rp1 Miliar, Pembangunan Gereja Katolik Ugida Dimulai

JAYAPURA, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keagamaan dengan menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama Gereja Katolik Santo Petrus Ugida, Paroki Maria Menerima Kabar Gembira Bomomani, Stasi Ugida, Distrik Siriwo, Kamis (27/3/2026).

Dalam sambutannya, Mesak Magai mengapresiasi inisiatif dan semangat kolektif umat Katolik Stasi Ugida yang memulai pembangunan rumah ibadah secara mandiri dan penuh komitmen.

“Peletakan batu pertama ini bukan hanya dimulainya pembangunan fisik gereja, tetapi juga lambang iman, harapan, dan kebersamaan umat dalam membangun rumah Tuhan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran, tetapi juga oleh kekuatan gotong royong dan partisipasi aktif umat. Menurutnya, nilai kebersamaan tersebut merupakan cerminan ajaran kasih yang menjadi fondasi kehidupan bergereja.

Lebih jauh, Bupati mengingatkan bahwa pembangunan gereja harus dimaknai secara utuh, tidak berhenti pada aspek fisik, melainkan menjadi sarana memperkuat persaudaraan, memperdalam iman, serta membangun komitmen pelayanan di tengah umat.

“Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah pelaku dan penggerak dalam pembangunan ini,” ujarnya menegaskan peran aktif jemaat.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Bupati Mesak Magai menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mempercepat proses pembangunan Gereja Stasi Ugida.

Komitmen tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam membina kehidupan mental dan spiritual masyarakat, sekaligus menciptakan stabilitas sosial yang harmonis.

“Membangun gereja berarti juga membangun masyarakat yang damai, beradab, dan sejahtera, yang kuat, harmonis, inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi semua,” pungkasnya.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur keagamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat kohesi sosial dan menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan nilai di Kabupaten Nabire. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Otis Money: Jangan Jadikan Masyarakat Tameng, Satgas PKH Datang Periksa Legalitas PT Kristalin Eka Lestari

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Suku Besar Wate, Otis Money, mengimbau masyarakat adat di sepanjang Sungai…

6 jam ago

Dinkes Papua Tengah Kirim 11 Koli Logistik Kesehatan ke Intan Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan mengirim 11 koli logistik…

6 jam ago

Dinkes Manokwari Perkuat Kompetensi Pengelola Limbah Medis Lewat Pelatihan Lima Hari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari menggelar Pelatihan Pengelolaan Limbah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes)…

7 jam ago

BBPK Makassar Dukung Peningkatan Kompetensi Tenaga Kesehatan di Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Balai Besar Pelatihan Pendidikan Kesehatan (BBPK) Makassar memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di…

7 jam ago

AMP dan IPMMO Yogyakarta–Solo Desak Pengusutan Dugaan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Intan Jaya

YOGYAKARTA, TOMEI.ID | Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Yogyakarta bersama Ikatan Pelajar dan Mahasiswa…

7 jam ago

Darah Masyarakat Intan Jaya Belum Kering, Putra Daerah Bereuforia Dengan Turnamen Badai Cartenz di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Turnamen sepak bola Badai Cartenz Cup VI resmi dibuka di Lapangan Sapta…

9 jam ago