Berita

Bupati Paniai Buka Seleksi Kompetensi PPPK Tahap II di Podium Gubernur Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Suasana berbeda terlihat di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Rabu siang, ketika Bupati Paniai, Yampit Womaki Nawipa, tampil memberikan sambutan resmi sekaligus membuka secara langsung Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Tahun Anggaran 2024.

Acara ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, S.Kom., M.Si, Pj. Sekda Papua Tengah, dr. Silwanus A. Soemoele, Sp.OG(K)., MH.Kes, serta Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Yampit Nawipa mengungkapkan bahwa Kabupaten Paniai memperoleh alokasi formasi ASN tahun 2024 sebanyak 650 formasi, yang terdiri dari 350 formasi CPNS, 200 formasi PPPK tenaga kesehatan, dan 100 formasi PPPK tenaga guru.

“Terima kasih kepada Kepala BKN RI dan jajaran yang telah hadir secara langsung untuk menyaksikan pembukaan seleksi ini. Ini adalah dukungan besar untuk Papua Tengah, khususnya Kabupaten Paniai,” ujar Nawipa.

Ia juga menyampaikan kekhawatiran terkait keterbatasan kemampuan peserta dalam menggunakan komputer. “Banyak peserta kami belum mahir teknologi, kami harap BKN dapat memberikan perhatian khusus,” pintanya.

Kehadiran Yampit Nawipa di Podium Gubernur Papua Tengah, tempat yang biasanya hanya digunakan oleh gubernur, wakil gubernur, atau pejabat pusat, menjadi simbol kehormatan tersendiri. Hal ini dianggap sebagai penghargaan tidak langsung atas kepemimpinannya.

“Podium ini adalah saksi sejarah. Suatu saat nanti, 10 tahun ke depan, kita akan ingat bahwa Bupati Paniai pernah berdiri di sini,” ungkap seorang pejabat dalam forum tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, memberikan semangat kepada seluruh peserta seleksi. Ia menekankan pentingnya persiapan mental dan fokus saat mengikuti tes.

“Kuncinya adalah fokus, percaya diri, konsentrasi, dan ketelitian. Jangan terburu-buru. Dengan komputer, semuanya akan lebih mudah jika kita tenang dan rapi,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan dan literasi. “Papua kaya akan alam dan sumber daya. Tapi kunci kemajuan adalah manusia yang mau belajar. Kurangi buka handphone, perbanyak buka buku,” tegas Zudan.

Acara pembukaan ini berlangsung di Aula BKPSDM Provinsi Papua Tengah, Jalan Sisingamangaraja, Distrik Nabire, dan dihadiri oleh ratusan peserta seleksi PPPK serta jajaran BKPSDM kabupaten/kota se-Papua Tengah. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dogiyai Kembali Berdarah: Siang 3 Warga Tewas, Malam Anak 11 Tahun Tertembak—Dugaan Kekerasan Aparat Picu Krisis Kemanusiaan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kembali dilanda kekerasan yang mempertegas rapuhnya situasi keamanan…

3 jam ago

LPPD 2025 Papua Tengah Catat Kenaikan IPM, Pemerintah Akui Kinerja Membaik di Tengah Tantangan Daerah Baru

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melaporkan adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)…

4 jam ago

Koalisi HAM Papua Desak Aparat Hentikan Operasi Keamanan di Dogiyai, Desak Bentuk Tim Pencari Fakta

JAYAPURA, TOMEI.ID | Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua secara resmi mendesak…

4 jam ago

Gereja GIDI Jemaat Injil Jerusalem Dekai Lantik Badan Pekerja, Tegaskan Komitmen Pelayanan di Tengah Situasi Keamanan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Yahukimo, Klasis Dekai, melalui Jemaat Injil…

6 jam ago

Gubernur Papua Tengah Sampaikan LKPJ 2025 di DPR, Akui Kinerja Pemerintahan Lampaui Target Pendapatan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)…

7 jam ago

Earth Hour Jayapura Gelar Aksi Jalanan, Serukan Penyelamatan Cycloop Lewat Gerakan “Switch Off 2026”

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Earth Hour Jayapura menggelar aksi street campaign pada Sabtu (28/3/2026) pukul…

7 jam ago