Berita

Bupati Yudas Tebai Antar Dogiyai Raih UHC Award Utama, Tiga Kali Berturut di Tingkat Nasional

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai kembali mencatat prestasi nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Utama, sebagai bentuk pengakuan pemerintah pusat atas keberhasilan daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan menyeluruh bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Dogiyai Yudas Tebai, S.Pd., M.Si., dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., dalam acara nasional di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Capaian ini menjadi istimewa karena menandai ketiga kalinya Kabupaten Dogiyai meraih UHC Award Kategori Utama, sekaligus menegaskan konsistensi kebijakan daerah di sektor kesehatan publik. Penghargaan tersebut diserahkan melalui BPJS Kesehatan mewakili Pemerintah Pusat.

UHC Award Kategori Utama diberikan kepada daerah yang memenuhi indikator ketat, antara lain tidak memiliki tunggakan iuran JKN, mencapai cakupan kepesertaan 100 persen, serta tingkat keaktifan peserta minimal 99 persen.

Bupati Yudas Tebai menegaskan bahwa jaminan kesehatan merupakan prioritas utama pemerintah daerah dan bagian dari tanggung jawab negara dalam memenuhi hak dasar rakyat secara adil, merata, dan berkelanjutan.

“Sebanyak 99 persen masyarakat Dogiyai telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis di puskesmas maupun rumah sakit mitra BPJS,” ujarnya.

Yudas Tebai menambahkan, Pemerintah Kabupaten Dogiyai memastikan kemudahan layanan melalui mekanisme berbasis KTP atau Kartu Keluarga, serta mendorong seluruh fasilitas kesehatan memberikan pelayanan sesuai standar mutu.

“UHC bukan sekadar target administratif, tetapi instrumen keadilan sosial agar masyarakat dapat berobat dengan tenang, layak, dan bermartabat di seluruh wilayah Kabupaten Dogiyai,” tegas Yudas Tebai.

Lebih lanjut, Tebai menekankan bahwa keberhasilan tersebut dicapai melalui komitmen penganggaran berkelanjutan dan pengelolaan kepesertaan yang disiplin, termasuk aktivasi pekerja formal maupun informal.

“Kami tidak hanya memastikan masyarakat terdaftar, tetapi juga aktif kepesertaannya sehingga manfaat JKN benar-benar dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai dr. Maria Clara Giyai, M.Kes, menyebut penghargaan ini mencerminkan konsistensi kebijakan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan di tingkat daerah dan nasional.

“Dengan status UHC, peserta baru dapat langsung mengakses layanan kesehatan tanpa menunggu masa aktivasi 14 hari kerja di seluruh fasilitas kesehatan yang tersedia,” jelasnya.

Melalui pencapaian tersebut, Pemkab Dogiyai menegaskan posisinya sebagai daerah di Papua yang progresif dalam tata kelola kesehatan publik, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat dengan komitmen kuat dan kebijakan yang konsisten. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Herman Kayame: Prioritas Pembangunan Papua Tengah Harus Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa prioritas pembangunan tidak boleh disusun…

56 menit ago

Sosialisasi KLB Campak di Tanah Rubuh, Dinkes Manokwari Kejar Cakupan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari menargetkan cakupan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

2 jam ago

Pemuda KINGMI Serukan Generasi Muda Paniai Jauhi Miras, Narkoba dan Perilaku Berisiko

PANIAI, TOMEI.ID | Departemen Pemuda Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menggelar longmarch damai…

24 jam ago

Dies Natalis ke-1 Mepa Boarding School, Pemprov Papua Tengah Dorong Penguatan Pendidikan dan Karakter

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Mepa Boarding School memperkuat fondasi pendidikan,…

24 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Ditreskrimum Usut Penyerangan Anggota Polsek Kamuu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah mengerahkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu…

1 hari ago

Perubahan APBD Dogiyai 2026 Diuji: Jangan Besar di Atas Kertas, Kecil Manfaat di Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | DPRK Dogiyai bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang…

1 hari ago