Berita

Calon Bintang Baru Garuda dari Papua: Dolvi Salossa Bersinar di Antalya

TURKI, TOMEI.ID | Nama Dolvi Salossa mulai mencuri perhatian publik sepak bola nasional setelah tampil gemilang bersama Papua Football Academy (PFA) U-15 di ajang Antalya Junior World Cup 2025 yang digelar di Turki. Penyerang berusia 14 tahun itu sukses mencetak lima gol dari enam pertandingan dan menjadi motor utama serangan tim asal Indonesia tersebut.

Penampilan impresif Dolvi menegaskan bahwa Papua masih menjadi ladang emas bagi lahirnya talenta sepak bola terbaik Indonesia. Dalam turnamen tersebut, PFA U-15 tampil solid dengan membukukan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Mereka mencetak total 22 gol, hanya kebobolan tujuh kali, serta tiga kali mencatatkan clean sheet.

Pada laga pembuka, Dolvi langsung mencetak gol kemenangan di menit ke-44 saat PFA mengalahkan klub lokal Turki, Ozerspor, dengan skor 2–1. Konsistensinya sejak fase grup hingga babak lanjutan menjadikannya salah satu pemain paling menonjol sepanjang turnamen.

Dolvi bukan nama asing di dunia sepak bola Indonesia. Ia merupakan putra dari mantan bek Timnas Indonesia, Ortizan Salossa, dan keponakan dari legenda Persipura Jayapura sekaligus mantan kapten Timnas, Boaz Solossa. Namun, meski membawa nama besar, Dolvi menunjukkan bahwa kualitasnya di atas lapangan adalah hasil kerja keras dan dedikasi, bukan sekadar warisan keluarga.

“Dolvi punya insting gol yang luar biasa. Ia tahu kapan harus bergerak, punya keberanian mengambil keputusan di kotak penalti, dan tidak takut menghadapi tekanan,” puji pelatih PFA, Ardiles Rumbiak, melalui akun media sosial resmi akademi.

Dengan kemampuan teknis yang matang, visi bermain yang tajam, serta latar belakang pembinaan yang terstruktur, Dolvi Salossa dinilai layak masuk radar pembinaan Tim Nasional kelompok usia. Ia disebut sebagai salah satu prospek cerah Garuda Muda, dan jika terus berkembang dengan disiplin, peluang mengikuti jejak ayah dan pamannya membela Indonesia di level senior terbuka lebar.

Kemunculan Dolvi Salossa mempertegas bahwa masa depan sepak bola Indonesia masih bersinar, dan harapan besar itu kembali datang dari tanah Papua tanah yang tak pernah kehabisan bakat luar biasa. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Papua di Jayapura Soroti 1 Mei 1963, Angkat Isu Sejarah, HAM, dan Hak Penentuan Nasib Sendiri

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Asrama Yame-Owaa Kabupaten Paniai di Kota Studi…

6 jam ago

Ratusan Massa Ikuti Mimbar Bebas 1 Mei di Manokwari, KNPB Mnukwar Soroti HAM dan Situasi Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Mnukwar bersama mahasiswa dan elemen masyarakat…

6 jam ago

KNPB Balim–Wamena Gelar Diskusi Peringatan 1 Mei, Angkat Isu Kemanusiaan di Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim–Wamena menggelar diskusi mimbar bebas dalam…

6 jam ago

KOMPASS Soroti 1 Mei 1963, Nilai Proses Integrasi Papua Belum Cerminkan Kedaulatan Rakyat

SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) menyampaikan pernyataan sikap dalam momentum peringatan 1…

7 jam ago

KNPB Yahukimo Gelar Aksi 1 Mei, Soroti Status Papua dan Isu Kemanusiaan

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Yahukimo, Sektor Hoyawos, menggelar seminar dan…

7 jam ago

Harga Beras di Intan Jaya Tembus Rp52 Ribu/Kg, Pemprov Papua Tengah Siapkan Langkah Intervensi

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menemukan lonjakan signifikan harga beras di Sugapa,…

16 jam ago