Berita

Cap Go Meh 2026 di Nabire Resmi Dibuka, Pemprov Tegaskan Tegaskan Harmoni di Tengah Keberagaman

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmen menjaga harmoni sosial melalui pembukaan Festival Cap Go Meh 2026 di Aula Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, Jumat (17/4/2026).

Festival yang berlangsung hingga Minggu (19/4/2026) mengusung tema “Pesona Budaya Harmoni Nusantara”, mencerminkan kehidupan masyarakat Papua Tengah yang majemuk namun tetap bersatu dalam semangat persaudaraan.

Sambutan Gubernur Papua Tengah dibacakan oleh Viktor Fun. Dalam sambutan tersebut, Viktor Fun menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.

“Keberagaman adalah kekuatan dan perbedaan merupakan anugerah. Momentum ini meneguhkan kembali nilai toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai,” kata Viktor Fun.

Viktor Fun menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun Papua Tengah sebagai daerah yang aman, harmonis, dan berkeadaban.

Dalam sambutan gubernur juga ditegaskan bahwa budaya tidak sekadar warisan, melainkan identitas dan jati diri bangsa. Festival Cap Go Meh dinilai menjadi ruang strategis untuk mempertemukan berbagai latar belakang budaya dalam satu panggung kebersamaan.

“Kebanggaan patut dirasakan karena Papua Tengah menjadi bagian dari wajah besar Nusantara yang kaya akan keberagaman budaya,” ujar Viktor Fun.

Viktor Fun juga menekankan pentingnya pelestarian budaya yang berjalan seiring dengan pembangunan daerah, agar kemajuan tidak menggerus nilai-nilai kearifan lokal.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pengukuhan pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Papua Tengah. Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap PSMTI menjadi mitra strategis dalam menjaga harmoni sosial serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Festival Cap Go Meh 2026 tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga memiliki dampak strategis bagi pembangunan daerah, antara lain mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM, menggerakkan potensi pariwisata, serta membangun citra positif Papua Tengah sebagai wilayah yang damai dan inklusif.

Sejalan dengan visi pembangunan daerah, kegiatan ini diharapkan memperkuat persatuan sekaligus menumbuhkan optimisme masyarakat. Pemprov Papua Tengah menegaskan bahwa Papua Tengah memiliki potensi untuk terus maju sebagai rumah damai bagi seluruh masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Deinas Geley Tinjau Asrama dan RS Imanuel, Targetkan Perbaikan Layanan Pendidikan dan Kesehatan di Puncak Jaya

PUNCAK JAYA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, meninjau pembangunan gedung asrama, mengunjungi…

41 menit ago

Ukkas Buka Sosialisasi Rencana Pangan Papua Tengah, Implementasi Program Jadi Tantangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti pada peningkatan…

14 jam ago

Sweeping Alat Tajam di Dogiyai Jadi Sorotan, Kepala Distrik Kamuu dan 8 Kampung Temui Polisi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe bersama perwakilan 8 kepala kampung menemui aparat…

14 jam ago

Kepala BKPSDM: Mutasi ASN Antar-OPD Papua Tengah Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah,…

16 jam ago

Delapan Tahun Deklarasi Manokwari, Karhutla Mengancam Papua: YLBHI Desak Darurat Bencana dan Penghentian PSN Merauke

JAYAPURA, TOMEI.ID | Delapan tahun setelah Deklarasi Manokwari tentang perlindungan hutan Papua ditandatangani, kebakaran hutan…

18 jam ago

Darki Uropmabin: Mahasiswa Papua Harus Ambil Peran dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aktivis mahasiswa Papua sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Universitas Cenderawasih (Uncen), Darki…

18 jam ago