Berita

Dari Lapangan ke Buku: Boaz Solossa Luncurkan Kurikulum Sepak Bola Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Legenda sepak bola Indonesia asal Papua, Boaz Solossa, resmi meluncurkan dua buku yang menjadi tonggak baru dalam pembinaan sepak bola di Tanah Papua. Buku berjudul “Sucu Dari Sucu Kurikulum” dan “Kurikulum Sepak Bola Papua” diluncurkan pada Selasa, 30 April 2025, di Jayapura.

Peluncuran ini menandai pergeseran kontribusi Boaz, dari lapangan hijau ke jalur literasi dan edukasi.

Dikenal sebagai wilayah yang kaya akan talenta sepak bola, Papua selama ini belum memiliki sistem pembinaan tertulis yang terstruktur.

Boaz menggandeng Epul Sambas, seorang aktivis sepak bola akar rumput, untuk menyusun kurikulum yang berakar pada konteks lokal namun memiliki standar pengembangan profesional.

“Sepak bola Papua kaya akan bakat, tapi tanpa sistem yang jelas, talenta hanya akan jadi potensi yang tak tergarap. Buku ini kami hadirkan sebagai panduan nyata bagi pelatih dan pembina,” ujar Boaz saat peluncuran.

Membangun Ekosistem Pembinaan yang Terstruktur
Kedua buku ini dirancang sebagai alat bantu bagi para pelatih, akademi, dan institusi pendidikan olahraga di Papua.

Lebih dari sekadar dokumentasi, buku tersebut menjadi bentuk komitmen Boaz dalam membangun fondasi sepak bola Papua secara sistematis dan berkelanjutan.

Menurut Epul Sambas, kurikulum ini menyentuh aspek teknis sekaligus nilai-nilai lokal yang menjadi kekuatan budaya Papua.

“Kami ingin anak-anak Papua tumbuh dalam sistem yang mendukung perkembangan mereka, bukan hanya mengandalkan bakat alam,” jelas Epul.

Boaz juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pesepakbola senior, pelatih muda, pemerintah daerah, hingga Asprov PSSI Papua untuk mendukung inisiatif ini demi menciptakan ekosistem sepak bola yang profesional dan berdaya saing.

Menuju Gerakan Literasi Sepak Bola Papua
Peluncuran buku ini diharapkan menjadi pemicu gerakan literasi sepak bola di Papua, serta menjadi rujukan resmi dalam proses pembinaan pemain usia dini hingga remaja. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Puskesmas Amban Gencarkan Sweeping ORI Campak Rubela, Capaian 73,3 Persen Kejar Target 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | UPTD Puskesmas Amban terus menggencarkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

10 jam ago

Karcis PRF Gratis, Harol Kayame Imbau Penonton Tidak Miras dan Membawa Bahu Politik

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Koordinator Keamanan Papua Reggae Festival (PRF) XI, Harol Christian Doko Kayame,…

10 jam ago

Keberhasilan Pembangunan Papua Tengah Harus Dirasakan Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur…

10 jam ago

Nofit Nawipa: Gimbal dan Kribo Bukan Berarti Kriminal, Itu Identitas Orang Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Umum Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah (DKPT), Nofit Nawipa, menegaskan bahwa…

10 jam ago

Deinas Geley Dorong BLK UMKM di Mimika, Fasilitas Perikanan Poumako Disiapkan untuk Pengembangan 2027

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau sejumlah…

21 jam ago

Deinas Geley Tegaskan GKII dan Kingmi Jangan Terpecah Lagi, Ajak Warga Hentikan Perang

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia…

1 hari ago