Berita

Degradasi Tak Terhindarkan, PSBS Biak Alihkan Fokus: Evaluasi Pemain dan Bangun Tim Baru

JAYAPURA, TOMEI.ID | PSBS Biak resmi mengakui degradasi tak terelakkan setelah menjalani musim yang berat dan penuh tekanan. Tim berjuluk Badai Pasifik itu kini mengalihkan fokus penuh pada evaluasi pemain serta pembentukan ulang skuad baru yang lebih kompetitif untuk musim depan.

Langkah strategis ini ditegaskan langsung oleh pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, jelang laga menghadapi Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Selasa (28/4/2026), pukul 19.00 WIT.

Mihail menyebut, peluang bertahan di Liga 1 sudah tertutup sepenuhnya setelah timnya terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi 18 poin dari serangkaian hasil negatif sepanjang kompetisi.

“Kami sudah tidak bisa berbuat banyak untuk bertahan di Liga 1. Bahkan keajaiban pun tidak akan menolong kami. Karena itu, lima pertandingan tersisa akan kami gunakan untuk evaluasi pemain, khususnya pemain lokal,” tegas Mihail dalam konferensi pers, Senin (27/4/2026).

Pelatih asal Rumania itu menegaskan, evaluasi ini bukan sekadar langkah teknis biasa, melainkan bagian dari strategi besar klub untuk membangun ulang kekuatan tim secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Ia juga mengungkapkan hanya tiga pemain asing yang diproyeksikan bertahan, yakni Pablo, Hassan, dan Lucas. Sementara pemain lainnya akan menjalani proses seleksi ketat berbasis performa, disiplin, dan kontribusi tim, dengan prioritas utama pada pengembangan talenta lokal asli Papua.

“Kami ingin membentuk tim baru dengan semangat Biak yang asli, yang kuat, disiplin, dan berkarakter, agar bisa kembali promosi musim depan dengan kekuatan yang lebih solid,” tambahnya.

Di sisi lain, pemain PSBS Biak, Moses, memastikan tim tetap siap menghadapi Malut United meski berada dalam tekanan besar akibat rentetan hasil buruk yang memengaruhi mental tim.

“Persiapan kami cukup baik dan berjalan sesuai rencana tim pelatih. Kami belajar dari pertemuan sebelumnya, dan kami ingin tampil lebih baik, lebih fokus, dan lebih disiplin di pertandingan besok,” ujarnya.

Moses juga mengingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai lini depan Malut United yang dinilai sangat berbahaya dan memiliki kualitas individu di atas rata-rata.

“Malut United punya pemain depan yang kuat seperti David da Silva, Ciro Alves, Yandi Sofyan, dan Yakob Sayuri. Kami harus kerja lebih keras, lebih kompak, dan tidak boleh lengah sepanjang pertandingan,” tegasnya.

Meski berada di posisi terbawah dan dipastikan turun kasta, PSBS Biak tetap bertekad menutup musim dengan performa maksimal, menjaga harga diri tim, sekaligus meletakkan fondasi kuat untuk kebangkitan menuju Liga 1 pada musim berikutnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

7 jam ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

8 jam ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

8 jam ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

20 jam ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

1 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

1 hari ago