Berita

Deklarasi Eliminasi Malaria, Langkah Awal Gubernur Meki Singkirkan Malaria dari Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng beberapa organisasi kesehatan seperti UNISEF, Global Fund serta Dinas Kesehatan dari delapan kabupaten se-Papua Tengah mendeklarasikan komitmen bersama untuk mengeliminasi malaria dari seluruh wilayah provinsi Papua Tengah.

Acara deklarasi dipimpin langsung Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, pada Jumat (1/8/2025) di halaman Kantor Gubernur Bandara lama Nabire.

Deklarasi ini menjadi langkah konkret Gubernur Meki dalam menindaklanjuti program unggulannya bertajuk “KO HARUS SEHAT”, yang telah diluncurkan saat peringatan HUT ke-3 Provinsi Papua Tengah, pada 25 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki menegaskan bahwa eliminasi malaria adalah bagian penting dari agenda pembangunan daerah karena malaria bukan hanya penyakit, tetapi ancaman serius terhadap masa depan generasi Papua Tengah.

“Deklarasi hari ini adalah tonggak sejarah. Bersama para bupati, mitra pembangunan, dan seluruh elemen masyarakat, kita menyatukan komitmen untuk membebaskan Papua Tengah dari malaria, dari gunung ke pesisir, dari pelosok hingga kampung-kampung,” tegas Gubernur Meki.

Menurut data yang disampaikan Gubernur, Papua Tengah mencatatkan lebih dari 170.000 kasus malaria sepanjang tahun 2024, dengan kelompok paling rentan adalah ibu hamil dan anak-anak balita. Kondisi ini dinilai sangat mengancam kualitas sumber daya manusia Papua Tengah ke depan.

“Malaria yang menyerang anak-anak dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, anemia berat, bahkan kematian janin. Ini adalah ancaman nyata terhadap keberlangsungan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Gubernur juga mengacu pada target nasional Eliminasi Malaria 2030 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 22 Tahun 2022. Namun, ia menegaskan bahwa Papua Tengah tidak akan menunggu hingga batas waktu tersebut.

“Untuk bertindak, kita harus mulai sekarang. Kita tidak bisa menunggu sampai 2030. Setiap kepala desa saya minta menjadikan penanggulangan malaria sebagai prioritas dalam perencanaan pembangunan,” katanya.

Dalam upaya nyata, Gubernur Meki mendorong langkah-langkah praktis seperti penyediaan kelambu, pemberdayaan kader malaria, peningkatan edukasi masyarakat, serta integrasi program penanggulangan malaria dengan pencegahan stunting dan perbaikan gizi anak.

Ia pun menutup sambutannya dengan seruan kuat kepada seluruh komponen masyarakat Papua Tengah: “Saya mengajak kita semua bersatu untuk wujudkan Papua Tengah yang sehat. Tuntaskan malaria agar anak-anak kita tumbuh cerdas, ibu-ibu tetap sehat, dan masyarakat hidup produktif.”

Deklarasi ini menjadi tonggak awal transformasi kesehatan di Papua Tengah dan memperkuat sinergi lintas sektor untuk menjadikan Papua Tengah sebagai provinsi bebas malaria lebih cepat dari target nasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

UNIPA Satukan Perspektif Demokrasi dan Lingkungan dalam Kuliah Umum Kehutanan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fakultas Kehutanan Universitas Papua (UNIPA) mengangkat keterkaitan antara data kepemiluan, demokrasi, serta…

6 jam ago

42 Ton Beras untuk Lanny Jaya, Pemprov Papua Pegunungan Tekankan Distribusi hingga Tujuh Distrik

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi(Pemprov) Papua Pegunungan menyalurkan 42 ton beras bantuan bagi masyarakat Kabupaten…

6 jam ago

Mahasiswa UNIPA Belum Terdata sebagai Pemilih, KPU Papua Barat Perkuat Edukasi Demokrasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Masih adanya mahasiswa Universitas Papua (UNIPA) yang belum terdata sebagai pemilih menjadi…

6 jam ago

Mesak Magai Soroti Ketimpangan Guru di Nabire, Pejabat yang Hambat Pemerataan Terancam Dicopot

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, menyoroti ketimpangan distribusi tenaga pendidik antara sekolah di…

16 jam ago

Bupati Mesak Magai Ancam Pindahkan Direktur RSUD Nabire ke Yaro Jika Lindungi Pegawai yang Live TikTok

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, melontarkan peringatan keras terkait kedisiplinan pegawai Rumah Sakit…

17 jam ago

Mesak Magai Soroti ASN OAP yang Puas dengan Status Pegawai Negeri, Banyak Pensiun Golongan II C

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, menyoroti sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Orang Asli…

17 jam ago